<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Menuju Insan Smart</title>
	<atom:link href="http://abihafiz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abihafiz.wordpress.com</link>
	<description>Pendidikan, Islami, Pengetahuan, Mencerdaskan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 15:35:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='abihafiz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/22bb1508dcafe3419ffe1d021b032a2f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Menuju Insan Smart</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://abihafiz.wordpress.com/osd.xml" title="Menuju Insan Smart" />
	<atom:link rel='hub' href='http://abihafiz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Inilah Fakta Kemukjizatan Lebah dan Madu dalam Alquran (Bag 3-habis)</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2012/01/18/inilah-fakta-kemukjizatan-lebah-dan-madu-dalam-alquran-bag-3-habis/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2012/01/18/inilah-fakta-kemukjizatan-lebah-dan-madu-dalam-alquran-bag-3-habis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 14:06:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saintek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3836</guid>
		<description><![CDATA[. Lebah madu Khasiat Madu dalam Kajian Medis: * Mengobati sakit kulit Madu berkhasiat  mengobati sakit kulit seperti borok dan bisul. Cara pengobatannya pun terbilang mudah.  Madu yang cair dipanaskan sehingga menjadi adonan lunak menjadi lem lebah. Setelah itu, lem lebah dilipat dan diletakkan di atas kulit yang terluka kemudian dibalut dengan kain tipis. Sehingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3836&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>.</div>
<p><img class="aligncenter" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/lebah-madu-_110727144653-633.jpg" alt="Inilah Fakta Kemukjizatan Lebah dan Madu dalam Alquran (Bag 3-habis)" width="333" height="217" /></p>
<div style="text-align:center;">Lebah madu</div>
</div>
<div id="newsdate">Khasiat Madu dalam Kajian Medis:</div>
<div id="newstext">
<p>* <strong>Mengobati sakit kulit<br />
</strong><br />
Madu berkhasiat  mengobati sakit kulit seperti borok dan bisul. Cara pengobatannya pun terbilang mudah.  Madu yang cair dipanaskan sehingga menjadi adonan lunak menjadi lem lebah. Setelah itu, lem lebah dilipat dan diletakkan di atas kulit yang terluka kemudian dibalut dengan kain tipis. Sehingga kulit yang terluka itu menjadi kering dan berjatuhan.</p>
<p>Dalam ensiklopedia //Kemukjizatan Penciptaan Hewan// karya DR Magdy Shehab diungkapkan, pada 1965 Moltarnog berhasil mengobati orang-orang yang terkena radang kulit dengan menggunakan campuran cairan alkohol bersuhu 85 derajat dengan lem lebah.</p>
<p>Selain itu, G Mikhmediarof juga berhasil menyembuhkan pasiennya yang terkena radang kulit syaraf atau eksim kronis dengan obat gosok lem lebah. Sementara itu, P Ityasof mampu mengobati luka bakar dengan lem lebah. Dengan komposisinya yang menakjubkan. Lem lebah ini sangat luar biasa khasiatnya. Lem lebah bisa membunuh kuman dan mengaktifkan zat untuk memperbanyak sel kulit.</p>
<p>* <strong>Mengobati sakit mulut</strong></p>
<p>Seorang dokter gigi terkemuka, F Romanoff, menyatakan, bahwa lem lebah dengan kadar  dua hingga empat persen dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit akibat sariawan maupun luka bernanah di dalam mulut. Cairan lem lebah yang dicampur dengan perasan tanaman lidah buaya juga sangat baik untuk mengobati sariawan.</p>
<p>Campuran lem lebah dan sari lidah buaya ini juga baik untuk mengobati luka bernanah pada selaput mulut. Untuk menyembuhkan radang di sekitar gigi, diperlukan cairan lem lebah sebanyak 20 tetes dengan campuran alkohol 15 hingga 20 persen, lalu direbus hingga mendidih.</p>
<p>Kemudian cairan tersebut didinginkan dalam suhu kamar selama satu sampai dua hari. Baru setelah itu, cairan tersebut digunakan untuk berkumur-kumur bagi penderita radang di sekitar gigi tersebut.</p>
<p>Dr Agard, seorang dokter dari Denmark telah melakukan kajian terhadap pasien-pasiennya yang terkena radang tenggorokan. Dia meminta kepada pasiennya untuk berkumur dengan madu yang telah dicairkan sebanyak dua sampai tiga kali dalam satu hari. Selain itu, penderita radang tenggorokan juga diminta untuk meminum madu. Hal ini perlu dilakukan mengingat madu bisa meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit.</p>
<p>* <strong>Mengobati penyakit wanita</strong></p>
<p>Institut Kedokteran Algerm telah mempraktikkan penggunaan lem lebah untuk mengobati berbagai macam penyakit wanita seperti radang leher rahim, radang vagina, maupun luka nanah leher rahim.</p>
<p>Menurut Institut tersebut, wanita yang mengalami sakit radang leher rahim maupun radang vagina harus dibersihkan terlebih dulu vaginanya dari berbagai macam kotoran. Setelah bersih, kain tipis yang bersih diolesi dengan obat gosok lem lebah. Lalu kain tersebut diletakkan di tempat yang radang tersebut. Maka penyakitnya akan membaik setelah 12 jam.</p>
<p>* <strong>Mengobati sakit pernapasan</strong></p>
<p>Seorang dokter bernama Urich telah mengobati berbagai macam penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru, radang hidung, pilek, maupun radang saluran pernafasan dengan menggunakan lem lebah.</p>
<p>Cara pengobatannya, 60 gram lem lebah dan 40 gram intisari madu diletakkan di sebuah wadah alumunium dengan kapasitas 300 hingga 400 ml. Lalu wadah yang berisi lem lebah dan intisari madu tersebut diletakkan di dalam wadah stainless berisi air mendidih.</p>
<p>ada saat proses inilah, zat-zat aktif fetonsedat dalam lem lebah akan memanas dan menguap bersama air. Uap inilah yang harus dihisap oleh para penderita penyakit saluran pernafasan sebanyak dua kali sehari sampai penderita sembuh dari penyakit yang dideritanya.</p>
<p>* <strong>Penyakit mata</strong></p>
<p>Dr Mosahrankof  berhasil mengobati penyakit mata dengan dengan menyuntikkan cairan madu sebanyak 0,3 hingga 1 persen ke dalam kantong konjungtifa (selaput pada pelupuk mata). Setelah itu, pasien yang berpenyakit mata akan mengalami penurunan rasa sakit pada matanya. Selain itu pusing yang diderita penderita penyakit mata juga berkurang hingga sembuh.</p>
<p>* <strong>Mengobati sakit pencernaan</strong></p>
<p>Dr Gorpateno melakukan pengobatan terhadap para pasiennya yang mengalami luka di usus. Dia memberikan 50 hingga 60 tetes cairan madu satu setengah jam sebelum pasien tersebut makan sebanyak tiga kali sehari. Masa penyembuhan itu berlangusng dalam jangka waktu tiga hingga empat pekan. N dya</p>
</div>
<div><strong>Redaktur:</strong> Heri Ruslan</div>
<div><strong>Reporter:</strong> Dyah Ratna Meta Novia</div>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/hikmah/'>hikmah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/renungan/'>Renungan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/saintek/'>Saintek</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3836/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3836/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3836&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2012/01/18/inilah-fakta-kemukjizatan-lebah-dan-madu-dalam-alquran-bag-3-habis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/lebah-madu-_110727144653-633.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Inilah Fakta Kemukjizatan Lebah dan Madu dalam Alquran (Bag 3-habis)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inilah Fakta Kemukjizatan Lebah dan Madu dalam Alquran (Bag 2)</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2012/01/16/inilah-fakta-kemukjizatan-lebah-dan-madu-dalam-alquran-bag-2/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2012/01/16/inilah-fakta-kemukjizatan-lebah-dan-madu-dalam-alquran-bag-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 23:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3839</guid>
		<description><![CDATA[Lebah Madu Ibnu Sina  juga telah meneliti khasiat madu untuk perawatan kecantikan tubuh. Menurut Ibnu Sina,  madu dan minyak zaitun mampu menjadi obat mujarab yang digunakan sebagai kosmetika yang memiliki  beragam khasiat. Madu dan minyak zaitun, papar Ibnu Sina,  bisa mengencangkan kulit muka dan seluruh kulit badan. Kedua bahan alami yang mendapat perhatian khusus dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3839&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/lebah-madu-_110630211043-354.jpg" alt="Inilah Fakta Kemukjizatan Lebah dan Madu dalam Alquran (Bag 2)" width="333" height="217" /></p>
<div style="text-align:center;">Lebah Madu</div>
<p>Ibnu Sina  juga telah meneliti khasiat madu untuk perawatan kecantikan tubuh. Menurut Ibnu Sina,  madu dan minyak zaitun mampu menjadi obat mujarab yang digunakan sebagai kosmetika yang memiliki  beragam khasiat.</p>
<div id="newstext">
Madu dan minyak zaitun, papar Ibnu Sina,  bisa mengencangkan kulit muka dan seluruh kulit badan. Kedua bahan alami yang mendapat perhatian khusus dalam Alquran itu mampu menghilangkan flek-flek hitam dan jamur kulit.  Selain itu, madu dan minyak zaitun juga bisa menghaluskan kulit dan mengurangi reutan pada wajah.</p>
<p>Yang tak kalah menariknya, Ibnu Sina pun telah menemukan fakta bahwa minyak zaitun dan  madu mampu menghilangkan bau badan yang tak sedap, serta bisa memberikan vitamin pada kulit dan melembabkannya. Selain untuk kosmetik, madu juga bisa digunakan untuk bearagam kegunaan lainnya. Mulai dari makanan, obat-obatan sampai bahan untuk alat-alat kecantikan.</p>
<p>Sejatinya, manfaat madu telah dirasakan peradaban manusia sejak dahulu kala.  Orang Mesir Kuno telah mengonsumsinya. Penduduk Mesir Kuno sudah terbiasa memanfaatkan madu sebagai makanan bergizi tinggi serta  obat  berbagai macam penyakit yang mujarab. Meski begitu, peradaban kuno belum mampu menjelaskannya secara ilmiah.</p>
<p>Adalah Ibnu Sina  seorang dokter legendaris sepanjang masa – yang telah berhasil  membuktikan kebenaran khasiat madu tersebut, dalam usia tua.  Konon, Ibnu Sina masih tetap kelihatan sehat dan segar bugar layaknya seorang pemuda, karena terbiasa mengonsumsi madu.</p>
<p>Hasil penelitian terakhir yang dikeluarkan dari Universitas Moskow, menyatakan madu ternyata juga mengandung logam alumunium, boron, krom, tembaga, timbal, titanium, seng, asam organik, asetilkolin, hormon, antibiotik, zat antiracun serta zat antikanker.</p>
<p>Zat-zat ini sangat penting untuk memperlancar proses biokimia tubuh dan proses penyembuhan aneka penyakit. Sementara kandungan enzim dalam madu dilaporkan paling tinggi jika dibandingkan dengan mahanan lainnya.</p>
<p>Penelitian ini juga menyebutkan madu diyakini dapat menyembuhkan tukak lambung (maag), radang usus, serta kesulitan buang air besar (sembelit). Jadi sangat baik memang untuk mengkonsumsi madu dalam keseharian kita.</p>
<p>Dalam Alquran, madu pun menjadi simbol kenikmatan surga  balasan bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa. &#8221;(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?&#8221; (QS:MUHAMMAD: 15).</p>
</div>
<div><strong>Redaktur:</strong> Heri Ruslan</div>
<div><strong>Reporter:</strong> Dyah Ratna Meta Novia</div>
<p>&nbsp;</p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/renungan/'>Renungan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3839/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3839/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3839/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3839&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2012/01/16/inilah-fakta-kemukjizatan-lebah-dan-madu-dalam-alquran-bag-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/lebah-madu-_110630211043-354.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Inilah Fakta Kemukjizatan Lebah dan Madu dalam Alquran (Bag 2)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inilah Fakta Kemukjizatan Lebah dan Madu dalam Alquran (Bag 1)</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2012/01/10/inilah-fakta-kemukjizatan-lebah-dan-madu-dalam-alquran-bag-1/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2012/01/10/inilah-fakta-kemukjizatan-lebah-dan-madu-dalam-alquran-bag-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 15:09:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Saintek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3833</guid>
		<description><![CDATA[corbis Madu (Ilustrasi) Segala sesuatu yang diciptakan Allah SWT pasti tak ada yang sia-sia. Di antara ciptaan Sang Khalik yang istimewa adalah lebah.  Serangga yang satu ini menempati posisi penting dibanding serangga lainnya. Tak heran jika lebah dijadikan salah satu nama surah dalam Alquran. Surat ke-16 dalam Alquran adalah An-Nahl yang berarti lebah.  Secara khusus, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3833&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div style="text-align:center;">corbis</div>
<p><img class="aligncenter" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/madu-ilustrasi-_111231152020-921.jpg" alt="Inilah Fakta Kemukjizatan Lebah dan Madu dalam Alquran (Bag 1)" width="333" height="217" /></p>
<div style="text-align:center;">Madu (Ilustrasi)</div>
</div>
<p>Segala sesuatu yang diciptakan Allah SWT pasti tak ada yang sia-sia. Di antara ciptaan Sang Khalik yang istimewa adalah lebah.  Serangga yang satu ini menempati posisi penting dibanding serangga lainnya. Tak heran jika lebah dijadikan salah satu nama surah dalam Alquran.</p>
<div id="newstext">
Surat ke-16 dalam Alquran adalah <em>An-Nahl</em> yang berarti lebah.  Secara khusus, surat  Makkiyah tersebut dinamakan<em> An-Nahl</em> atau lebah, karena pada ayat ke-68 terdafat firman Allah SWT yang berbunyi, &#8221;Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia.&#8221;</p>
<p>Lebah memang spesial. Ia merupakan makhluk Allah SWT yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia. Dalam penjelasan surah <em>An-Nahl</em> yang tercantum dalam <em>Alquran dan Terjemahannya</em> disebutkan bahwa ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Alquranul Karim.</p>
<p>Apa persamaannya? Simak ayat berikut: &#8221;&#8230; Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.&#8221; (QS An Nahl:69).</p>
<p>Madu berasal dari sari bunga dan menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia. Sedangkan Alquran mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada nabi-nabi zaman dahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa  sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.</p>
<p>Kemukjizatan madu sebagaimana disampaikan Alquran telah terbukti secara ilmiah. Dalam Tafsir Alquran, Sayyid Quthb mengungkapkan, madu sebagai obat penyembuh penyakit sudah dibuktikan secara ilmiah oleh para pakar kedokteran. Inilah salah satu bukti kebenaran ayat Alquran yang harus diyakni umat manusia.</p>
<p>Sedangkan dalam Tafsir Alquran Ibnu Katsir diterangkan bahwa madu lebah itu warnanya bermacam-macam sesuai dengan makanannya. Ada yang berwarna putih, kuning, maupun merah. Selain itu, menurut Ibnu Katsir, madu cocok bagi setiap orang, misalnya untuk mengobati dingin, karena madu itu panas.</p>
<p>Di dunia Islam, penggunaan madu sebagi obat sudah diterapkan sejak zaman Nabi Muhammad  SAW. Pada saat itu, madu digunakan  untuk mengobati penyakit diare. Lem lebah yang berasal dari madu juga sangat berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit.</p>
<p>Kajian khasiat madu secara ilmiah juga telah diteliti oleh ilmuwan Muslim terkemuka di era keemasan Islam, yakni Ibnu Sina (890-1037). Bapak kedokteran dunia dan pemikir Muslim agung di abad ke-10 M itu tercatata sebagai dokter  yang mengulas mengenai khasiat madu dari segi kesehatan dan dunia kedokteran.<br />
Selama hidupnya Ibnu Sina banyak mengkonsumsi madu sehingga awet muda dan berumur panjang. Madu, menurut Ibnu Sina, dapat menyembuhkan berbagai penyakit dari yang ringan sampai yang berat, seperti tekanan darah tinggi dan jantung. Madu juga dapat menurunkan suhu badan serta mengatur sekresi, sehingga dapat menghilangkan penyakit demam.</p>
</div>
<div><strong>Redaktur:</strong> Heri Ruslan</div>
<div><strong>Reporter:</strong> Dyah Ratna Meta Novia</div>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/saintek/'>Saintek</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3833/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3833/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3833/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3833&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2012/01/10/inilah-fakta-kemukjizatan-lebah-dan-madu-dalam-alquran-bag-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/madu-ilustrasi-_111231152020-921.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Inilah Fakta Kemukjizatan Lebah dan Madu dalam Alquran (Bag 1)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Duh.. Ratusan Batu Bulan milik NASA Hilang Dipinjam Peneliti</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/27/duh-ratusan-batu-bulan-milik-nasa-hilang-dipinjam-peneliti/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/27/duh-ratusan-batu-bulan-milik-nasa-hilang-dipinjam-peneliti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 22:37:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Saintek]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sains]]></category>
		<category><![CDATA[saintek]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3821</guid>
		<description><![CDATA[Antariksa. Ilustrasi Para peneliti diduga memiliki kecenderungan untuk mencuri ketika sampai pada masalah meteorit dan batu Bulan di NASA. Ratusan contoh telah hilang setelah dipinjamkan oleh badan antariksa AS tersebut. Demikian hasil audit pada Kamis (8/12). Inspektur Jenderal NASA Paul Martin mengeluarkan satu laporan yang merinci kelemahan seperti pinjaman badan antariksa AS tersebut kepada para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3821&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="aligncenter" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/antariksa-ilustrasi-_110630184106-569.jpg" alt="Duh.. Ratusan Batu Bulan milik NASA Hilang Dipinjam Peneliti" width="333" height="217" /></p>
<div style="text-align:center;">Antariksa. Ilustrasi</div>
</div>
<div id="newstext">
<p>Para peneliti diduga memiliki kecenderungan untuk mencuri ketika sampai pada masalah meteorit dan batu Bulan di NASA. Ratusan contoh telah hilang setelah dipinjamkan oleh badan antariksa AS tersebut. Demikian hasil audit pada Kamis (8/12).<span id="more-3821"></span></p>
<p>Inspektur Jenderal NASA Paul Martin mengeluarkan satu laporan yang merinci kelemahan seperti pinjaman badan antariksa AS tersebut kepada para peneliti yang tak pernah menggunakan sampel tersebut. NASA juga kehilangan jejak potongan langka yang berasal dari perjalanan pertama AS ke Bulan pada 1969.</p>
<p>&#8220;Menurut catatan NASA, 517 benda astronomi yang dipinjamkan telah hilang atau dicuri antara 1970 dan Juni 2010,&#8221; demikian isi laporan tersebut.</p>
<p>Benda astronomi meliputi tanah dan batu dari Bulan; meteorit dari asteroid, Mars dan Bulan; ion dari lapisan luar Matahari; debu dari komet dan ruang antar-bintang; dan debu kosmik dari stratosfir Bumi. Semua sampel ini merupakan sumber daya langka yang memiliki peran penting bagi penelitian.</p>
<p>&#8220;Secara khusus, kami mendapati catatan NASA tidak akurat. Para peneliti tersebut tak bisa bertanggung-jawab atas semua sampel yang dipinjamkan kepada mereka dan menyimpan contoh sampai lama tanpa melakukan penelitian atau mengembalikannya kepada NASA,&#8221; katanya.</p>
<p>Hingga Maret, ada lebih dari 26.000 sampel yang dipinjam dari NASA. Pinjaman tersebut dari koleksi yang berjumlah 140.000 sampel Bulan, 18.000 sampel meteorit dan 5.000 sampel debu kosmik, komet, dan angin Matahari. NASA telah mengakui kehilangan barang semacam itu pada masa lalu. Seorang peneliti menghilangkan 18 sampel Matahari pada 2010.</p>
<p>Pada tahun 2002, sebanyak 218 sampel dari Bulan dan meteorit dicuri dari Johnson Space Center di Houston. Tapi, belakangan sampel tersebut dikembalikan.</p>
</div>
<div><strong>Redaktur:</strong> Didi Purwadi</div>
<div><strong>Sumber:</strong> Antara/AFP</div>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/saintek/'>Saintek</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/info/'>info</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sains/'>sains</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/saintek-2/'>saintek</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/teknologi/'>teknologi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3821/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3821/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3821/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3821&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/27/duh-ratusan-batu-bulan-milik-nasa-hilang-dipinjam-peneliti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/antariksa-ilustrasi-_110630184106-569.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Duh.. Ratusan Batu Bulan milik NASA Hilang Dipinjam Peneliti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tata Surya Miliki Dua Anggota Lagi Seukuran Bumi, Planet Baru Ditemukan</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/27/tata-surya-miliki-dua-anggota-lagi-seukuran-bumi-planet-baru-ditemukan/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/27/tata-surya-miliki-dua-anggota-lagi-seukuran-bumi-planet-baru-ditemukan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 22:32:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Saintek]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[iptek]]></category>
		<category><![CDATA[sains]]></category>
		<category><![CDATA[saintek]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3818</guid>
		<description><![CDATA[NASA/wtaq.com Planet Kepler 20-e seukuran bumi terlihat dalam pencitraan tanpa tanggal Misi Kepler dari badan antariksa Amerika Serikat (NASA) memastikan telah menemukan dua planet seukuran Bumi yang mengorbiti sebuah bintang seperti Matahari dalam sistem tata surya kita, demikian NASA seperti dikutip Reuters, Kamis (22/12) NASA menyebut penemuan ini adalah tonggak bersejarah dalam misi pencarian planet-planet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3818&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div style="text-align:center;">NASA/wtaq.com</div>
<p><img class="aligncenter" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/planet-kepler-20-e-seukuran-bumi-terlihat-dalam-pencitraan-tanpa-tanggal-_111222172646-868.jpg" alt="Tata Surya Miliki Dua Anggota Lagi Seukuran Bumi, Planet Baru Ditemukan" width="333" height="217" /></p>
<div style="text-align:center;">Planet Kepler 20-e seukuran bumi terlihat dalam pencitraan tanpa tanggal</div>
</div>
<h1></h1>
<div id="newstext">
<p>Misi Kepler dari badan antariksa Amerika Serikat (NASA) memastikan telah menemukan dua planet seukuran Bumi yang mengorbiti sebuah bintang seperti Matahari dalam sistem tata surya kita, demikian NASA seperti dikutip Reuters, Kamis (22/12)</p>
<p>NASA menyebut penemuan ini adalah tonggak bersejarah dalam misi pencarian planet-planet serupa Bumi.</p>
<p>Kedua planet yang dinamai Kepler-20e dan Kepler-20f ini adalah planet-planet terkecil di luar sistem tata surya yang dikonfirmasi mengelilingi sebuah bintang seperti Matahari, demikian NASA.</p>
<p>Kedua planet baru  ini terlalu dekat ke bintang mereka untuk bisa disebut berada di zona layak ditempati kehidupan (habitable zone) di mana ada air likuid pada permukaan planet.<span id="more-3818"></span></p>
<p>&#8220;Penemuan ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa planet-planet seukuran Bumi ada di sekitar bintang-bintang lain (di luar Matahari) dan bahwa kita mampu mendeteksinya,&#8221; kata Francois Fressin dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics di Cambridge, Massachusetts.</p>
<p>Kedua planet baru ini diyakini sebagai planet berbatu.  Kepler-20e agak lebih kecil dibandingkan Venus, dengan radius 0,87 kali dari jari-jari Bumi.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/inline/ukuran_planet.jpg" alt="" width="334" height="222" />Kepler-20f sedikit lebih besar dibandingkan Bumi dengan jari-jari 1,03 kali jari-jari Bumi. Kedua planet ini berada di sistem beranggotakan lima planet yang dinamai dengan Kepler-20, sedangkan jaraknya adalah 1.000 tahun cahaya dalam konstelasi Lyra.</p>
<p>Kepler-20e mengorbiti bintangnya setiap 6,1 hari, sementara Kepler-20f mengorbit setiap 19,6 hari.Kepler-20f, yang bersuhu 800 derajat Fahrenheit, mirip dengan rata-rata hari planet Merkurius.</p>
<p>Suhu di permukaan Kepler-20e yang mencapai lebih dari 1.400 derajat Fahrenheit, bisa melelehkan kaca.</p>
<p>Teleskop ruang angkasa Kepler mendeteksi planet-planet dan calon planet dengan mengukur kekuatan cahaya lebih dari 150.000 bintang ketika planet-planet melintas di depan bintang-bintangnya. (*)</p>
</div>
<div><strong>Redaktur:</strong> Ajeng Ritzki Pitakasari</div>
<div><strong>Sumber:</strong> Antara</div>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/artikel/'>artikel</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/berita/'>berita</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/saintek/'>Saintek</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/info/'>info</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/iptek/'>iptek</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sains/'>sains</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/saintek-2/'>saintek</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/teknologi/'>teknologi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3818/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3818/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3818/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3818&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/27/tata-surya-miliki-dua-anggota-lagi-seukuran-bumi-planet-baru-ditemukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/planet-kepler-20-e-seukuran-bumi-terlihat-dalam-pencitraan-tanpa-tanggal-_111222172646-868.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tata Surya Miliki Dua Anggota Lagi Seukuran Bumi, Planet Baru Ditemukan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.republika.co.id/uploads/images/inline/ukuran_planet.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Sahabat Nabi: Hamzah bin Abdul Muthalib, Pemimpin Para Syuhada</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/27/kisah-sahabat-nabi-hamzah-bin-abdul-muthalib-pemimpin-para-syuhada/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/27/kisah-sahabat-nabi-hamzah-bin-abdul-muthalib-pemimpin-para-syuhada/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 22:26:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[biografi]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[khasanah]]></category>
		<category><![CDATA[khasanah islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3702</guid>
		<description><![CDATA[warofweekly.blogspot.com Ilustrasi Pada suatu hari Hamzah bin Abdul Muthalib keluar dari rumahnya sambil membawa busur dan anak panah untuk berburu. Sejak muda, paman Rasulullah ini memang hobi dan gemar berburu binatang. Setelah hampir seharian menghabiskan waktunya di tempat perburuan tanpa mendapatkan hasil, ia pun beranjak pulang. Sebelum kembali ke rumahnya, ia lebih dulu mampir di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3702&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div style="text-align:center;">warofweekly.blogspot.com</div>
<p><img class="aligncenter" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110725143633-555.jpg" alt="Kisah Sahabat Nabi: Hamzah bin Abdul Muthalib, Pemimpin Para Syuhada" width="333" height="217" /></p>
<div style="text-align:center;">Ilustrasi</div>
</div>
<div id="newstext">
<p>Pada suatu hari Hamzah bin Abdul Muthalib keluar dari rumahnya sambil membawa busur dan anak panah untuk berburu. Sejak muda, paman Rasulullah ini memang hobi dan gemar berburu binatang.</p>
<p>Setelah hampir seharian menghabiskan waktunya di tempat perburuan tanpa mendapatkan hasil, ia pun beranjak pulang. Sebelum kembali ke rumahnya, ia lebih dulu mampir di Ka&#8217;bah untuk melakukan thawaf.<span id="more-3702"></span></p>
<p>Sebelum sampai di Ka&#8217;bah, seorang budak perempuan milik Abdullah bin Jud&#8217;an At-Taimi menghampirinya seraya berkata,&#8221;Hai Abu Umarah, andai saja tadi pagi kau melihat apa yang dialami oleh keponakanmu, Muhammad bin Abdullah, niscaya kamu tidak akan membiarkannya. Ketahuilah, bahwa Abu Jahal bin Hisyam telah memaki dan menyakiti keponakanmu itu, hingga akhirnya ia mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya.&#8221;</p>
<p>Usai mendengarkan panjang lebar peristiwa yang dialami oleh keponakannya, Hamzah terdiam sambil menundukkan kepalanya sejenak. Ia kemudian membawa busur dan anak panahnya, kemudian bergegas menuju Ka&#8217;bah dan berharap dapat bertemu Abu Jahal di sana.</p>
<p>Sampai di Ka&#8217;bah ia melihat Abu Jahal dan beberapa pembesar Quraisy sedang berbincang-bincang. Dengan tenang Hamzah mendekati Abu Jahal. Lalu dengan gerakan yang cepat ia lepaskan busur panahnya dan dihantamkan ke kepala Abu Jahal berkali-kali hingga jatuh tersungkur. Darah segar mengucur deras dari dahinya.</p>
<p>&#8220;Mengapa kamu memaki dan mencederai Muhammad, padahal aku telah menganut agamanya dan meyakini apa yang dikatakannya? Sekarang, coba ulangi kembali makian dan cercaanmu itu kepadaku jika kamu berani!&#8221; bentak Hamzah kepada Abu Jahal.</p>
<p>Dalam beberapa saat, orang-orang yang berada di sekitar Ka&#8217;bah lupa akan penghinaan yang baru saja menimpa pemimpin mereka. Mereka begitu terpesona oleh kata-kata yang keluar dari mulut Hamzah yang menyatakan bahwa ia telah menganut dan menjadi pengikut Muhammad.</p>
<p>Tiba-tiba beberapa orang dari Bani Makhzum bangkit untuk melawan Hamzah dan menolong Abu Jahal. Tetapi Abu Jahal melarang dan mencegahnya seraya berkata,&#8221;Biarkanlah Abu Umarah melampiaskan amarahnya kepadaku. Karena tadi pagi, aku telah memaki dan mencerca keponakannya dengan kata-kata yang tidak pantas.&#8221;</p>
<p>Hamzah bin Abdul Muthalib adalah seorang yang mempunyai otak yang cerdas dan pendirian yang kuat. Ia adalah paman Nabi dan saudara sepersusuannya. Dia memeluk Islam pada tahun kedua kenabian. Ia juga hijrah bersama Rasulullah SAW dan ikut dalam perang Badar. Pada Perang Uhud syahid dan Rasulullah menjulukinya dengan &#8220;Asadullah&#8221; (Singa Allah) dan menyebutnya &#8220;Sayidus Syuhada&#8221; (Penghulu atau Pemimpin Para Syuhada).</p>
<p>Ketika sampai di rumah, ia duduk terbaring sambil menghilangkan rasa lelahnya dan membawanya berpikir serta merenungkan peristiwa yang baru saja dialaminya.</p>
<p>Sementara itu, Abu Jahal yang telah mengetahui bahwa Hamzah telah berdiri dalam barisan kaum Muslimin berpendapat, perang antara kaum kafir Quraisy dengan kaum Muslimin sudah tidak dapat dielakkan lagi.</p>
<p>Oleh sebab itu, ia mulai menghasut dan memprovokasi orang-orang Quraisy untuk melakukan tindak kekerasan terhadap Rasulullah dan pengikutnya. Bagaimanapun Hamzah tidak dapat membendung kekerasan yang dilakukan kaum Quraisy terhadap para sahabat yang lemah. Akan tetapi harus diakui, bahwa keislamannya telah menjadi perisai dan benteng pelindung bagi kaum Muslimin lainnya.</p>
<p>Lebih dari itu menjadi daya tarik tersendiri bagi kabilah-kabilah Arab yang ada di sekitar Jazirah Arab untuk lebih mengetahui agama Islam lebih mendalam. Sejak memeluk islam, Hamzah telah berniat untuk membaktikan segala keperwiraan, keperkasaan, dan juga jiwa raganya untuk kepentingan dakwah Islam.</p>
<p>Pada Perang Badar, Rasulullah menunjuk Hamzah sebagai salah seorang komandan perang. Ia dan Ali bin Abi Thalib menunjukkan keberanian dan keperkasaannya yang luar biasa dalam mempertahankan kemuliaan agama Islam. Akhirnya, kaum Muslimin berhasil memenangkan perang tersebut secara gilang gemilang.</p>
<p>Kaum kafir Quraisy tidak mau menelan kekalahan begitu saja, maka mereka mulai mempersiapkan diri dan menghimpun segala kekuatan untuk menuntut balas. Akhirnya, tibalah saatnya Perang Uhud di mana kaum kafir Quraisy disertai beberapa kafilah Arab lainnya bersekutu untuk menghancurkan kaum Muslimin. Sasaran utama perang itu adalah Rasulullah dan Hamzah bin Abdul Muthalib.</p>
<p>Seorang budak bernama Washyi bin Harb diperintahkan oleh Hindun binti Utbah, istri Abu Sufyan bin Harb, untuk membunuh Hamzah. Wahsyi dijanjikan akan dimerdekakan dan mendapat imbalan yang besar pula jika berhasil menunaikan tugasnya.</p>
<p>Akhirnya, setelah terus-menerus mengintai Hamzah, Wahsyi melempar tombaknya dari belakang yang akhirnya mengenai pinggang bagian bawah Hamzah hingga tembus ke bagian muka di antara dua pahanya. Tak lama kemudian, Hamzah wafat sebai syahid.</p>
<p>Usai sudah peperangan, Rasulullah dan para sahabatnya bersama-sama memeriksa jasad dan tubuh para syuhada yang gugur. Sejenak beliau berhenti, menyaksikan dan membisu seraya air mata menetes di kedua belah pipinya. Tidak sedikitpun terlintas di benak beliau bahwa moral bangsa arab telah merosot sedemikian rupa, hingga dengan teganya berbuat keji dan kejam terhadap jasad Hamzah. Dengan keji mereka telah merusak jasad dan merobek dada Hamzah dan mengambil hatinya.</p>
<p>Kemudian Rasulullah mendekati jasad Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah, Seraya berkata,&#8221;Tak pernah aku menderita sebagaimana yang kurasakan saat ini. Dan tidak ada suasana apa pun yang lebih menyakitkan diriku daripada suasana sekarang ini.&#8221;</p>
<p>Setelah itu, Rasulullah dan kaum Muslimin menyalatkan jenazah Hamzah dan para syuhada lainnya satu per satu.</p>
<p>Ibnu Atsir dalam kitab Usud Al-Ghabah, mengatakan dalam Perang Uhud, Hamzah berhasil membunuh 31 orang kafir Quraisy. Sampai pada suatu saat ia tergelincir sehingga terjatuh kebelakang dan tersingkaplah baju besinya, dan pada saat itu ia langsung ditombak dan dirobek perutnya. Lalu hatinya dikeluarkan oleh Hindun kemudian dikunyahnya. Namun Hindun memuntahkannya kembali karena bisa menelannya.</p>
<p>Ketika Rasulullah melihat keadaan tubuh pamannya Hamzah bin Abdul Muthalib, Beliau sangat marah dan Allah menurunkan firmannya: &#8220;Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.&#8221; (QS An-Nahl: 126)</p>
<p>Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq Sirah-nya, bahwa Ummayyah bin Khalaf bertanya pada<br />
Abdurahman bin Auf, &#8220;Siapakah salah seorang pasukan kalian yang dadanya dihias dengan bulu bulu itu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Dia adalah Hamzah bin Abdul Muthalib,&#8221; jawab Abdurrahman bin Auf.</p>
<p>&#8220;Dialah yang membuat kekalahan kepada kami,&#8221; ujar Khalaf.</p>
<p>Abdurahman bin Auf menyebutkan bahwa ketika perang Badar, Hamzah berperang disamping Rasulullah dengan memegang dua bilah pedang.</p>
<p>Diriwayatkan dari Jabir bahwa ketika Rasulullah SAW melihat Hamzah terbunuh, maka beliau menagis.</p>
</div>
<div><strong>Redaktur:</strong> cr01</div>
<div><strong>Sumber:</strong> Sirah Ibnu Ishaq dan sumber lain</div>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/biografi/'>biografi</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/cerita/'>cerita</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/sejarah-islam/'>sejarah islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/tokoh/'>Tokoh</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/biografi/'>biografi</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/khasanah/'>khasanah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/khasanah-islam/'>khasanah islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah/'>sejarah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/tokoh/'>Tokoh</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3702/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3702&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/27/kisah-sahabat-nabi-hamzah-bin-abdul-muthalib-pemimpin-para-syuhada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110725143633-555.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kisah Sahabat Nabi: Hamzah bin Abdul Muthalib, Pemimpin Para Syuhada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sunnah dan Sains: Tulang Sulbi</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/15/sunnah-dan-sains-tulang-sulbi/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/15/sunnah-dan-sains-tulang-sulbi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 13:16:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Saintek]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[religion]]></category>
		<category><![CDATA[sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3815</guid>
		<description><![CDATA[    rioardi.wordpress.com Tulang sulbi atau tulang ekor (ilustrasi) Oleh: DR Abdul Basith Jamal &#38; DR Daliya Shadiq Jamal Setelah terjadinya proses penyuburan melalui penyatuan air mani dengan indung telur di atas pembuluh telur yang menjadi sel janin pertama, dan unsur keturunan terus mengalami pengembangan di dalam janin itu sebagai hasil dari pertemuan dua unsur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3815&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="right"><a href="http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/11/08/25/lqgmr9-sunnah-dan-sains-tulang-sulbi#" rel="small"><img src="http://www.republika.co.id/files/images/text01.jpg" alt="" width="15" height="15" /></a>  <a href="http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/11/08/25/lqgmr9-sunnah-dan-sains-tulang-sulbi#" rel="reset"><img src="http://www.republika.co.id/files/images/text02.jpg" alt="" width="15" height="15" /></a>  <a href="http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/11/08/25/lqgmr9-sunnah-dan-sains-tulang-sulbi#" rel="large"><img src="http://www.republika.co.id/files/images/text03.jpg" alt="" width="15" height="15" /></a></div>
<div>
<div>rioardi.wordpress.com</div>
<p><img src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/tulang-sulbi-atau-tulang-ekor-ilustrasi-_110825082758-272.jpg" alt="Sunnah dan Sains: Tulang Sulbi" width="333" height="217" /></p>
<div>Tulang sulbi atau tulang ekor (ilustrasi)<span id="more-3815"></span></div>
<div></div>
</div>
<div id="newstext">
<p>Oleh: DR Abdul Basith Jamal &amp; DR Daliya Shadiq Jamal</p>
<p>Setelah terjadinya proses penyuburan melalui penyatuan air mani dengan indung telur di atas pembuluh telur yang menjadi sel janin pertama, dan unsur keturunan terus mengalami pengembangan di dalam janin itu sebagai hasil dari pertemuan dua unsur bapak dan ibu.</p>
<p>Dan pencampuran dua unsur tersebut akan membentuk rentetan kehidupan yang sempurna bagi makhluk hidup yang terjadi berdasarkan seluruh proses pertumbuhan, percampuran janin dan proses kehidupan yang penting bagi kehidupan setelah itu.</p>
<p>Lalu proses pertumbuhan janin dimulai dengan pembentukan pita janin, yang terdiri dari lapisan luar janin “okstodrm“ dan lapisan menengah “mizodrm” dan lapisan dalam “ondodrm“, kemudian setelah itu membentuk seluruh anggota tubuh janin.</p>
<p>Jika terdapat penyakit dalam pembentukan pita janin itu, menyebabkan pembentukan lapisan-lapisan janin dan proses pertumbuhan janin akan gagal, hingga perkembangan pembentukan pita janin merupakan asas dalam pembentukan sel janin. Karena pita janin merupakan pemegang semua pemekaran produksi sel, dan yang dimaksud dengan pembentukan sel yaitu tidak adanya pemekaran yang membentuk seluruh anggota tubuh janin, hingga proses pembentukan janin menjadi gagal.</p>
<p>Adapun pembentukan anggota tubuh janin dari lapisan-lapisan janin terdiri dari:<br />
1) Lapisan luar terdiri dari kulit, sistem saraf, saluran pencernaan makanan dan prangkatnya. 2) Lapisan tengah terdiri dari hati, saluran darah, selaput jantung dan selaput paru-paru. 3) Lapisan dalam mencakup seluruh anggota seperti seluruh perkakas tubuh, dan kelenjar kelamin.</p>
<p>Setelah minggu keempat pita janin berhamburan dan bersembunyi di kawasan tulang ekor janin lalu bersembunyi di dalam satuan yang tumbuh, disebut juga &#8220;Ajbu Al-Janin&#8221;. Dan sungguh Rasulullah SAW telah mengisyaratkan pada urgensi dan fungsi tulang sulbi ini. sebagaimana yang tertuang dalam sabdanya: <em>&#8220;Semua bagian tubuh anak Adam akan dimakan tanah kecuali tulang sulbi yang darinya ia mulai diciptakan dan darinya dia akan dibangkitkan.&#8221;</em> (HR Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)</p>
<p>Penjelasan di atas mengisyaratkan pada pentingnya tulang sulbi terhadap pita janin dalam pembentukan anggota tubuh janin, sebagaimana dalam sabda Nabi tersebut &#8220;sebab itu manusia diciptakan&#8221;. Dan yang tersisa dari pita yang membawa rentetan pembentukan kehidupannya akan dibangkitkan pada hari kiamat, sebagaimana dalam sabda Nabi SAW &#8220;dan sebab itu pula manusia dibangkitkan&#8221;.</p>
<p><strong>Redaktur:</strong> cr01</p>
</div>
<div><strong>Sumber:</strong> Ensiklopedi Petunjuk Sains dalam Alquran dan Sunnah</div>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/artikel/'>artikel</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/saintek/'>Saintek</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/muslim/'>muslim</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/religion/'>religion</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sains/'>sains</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3815/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3815&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/15/sunnah-dan-sains-tulang-sulbi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.republika.co.id/files/images/text01.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.republika.co.id/files/images/text02.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.republika.co.id/files/images/text03.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/tulang-sulbi-atau-tulang-ekor-ilustrasi-_110825082758-272.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sunnah dan Sains: Tulang Sulbi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Bijak Para Sufi: Raksasa dan Sufi</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/07/kisah-bijak-para-sufi-raksasa-dan-sufi/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/07/kisah-bijak-para-sufi-raksasa-dan-sufi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 15:08:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3775</guid>
		<description><![CDATA[Seorang Guru Sufi sedang berkelana seorang diri melewati daerah pegunungan yang tandus, tiba-tiba ada raksasa perampok menghadangnya, &#8220;Akan kuhabisi kau,&#8221; ancam makhluk itu. &#8220;Begitukah? Coba kalau bisa,&#8221; jawab Sang Guru, &#8220;Aku lebih kuat dari dugaanmu, dan akan mengalahkanmu.&#8221; &#8220;Banyak cakap,&#8221; kata raksasa itu. &#8220;Kau seorang Guru Sufi, hanya mengerti hal-hal spiritual. Mana mungkin kau bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3775&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang Guru Sufi sedang berkelana seorang diri melewati daerah pegunungan yang tandus, tiba-tiba ada raksasa perampok menghadangnya, &#8220;Akan kuhabisi kau,&#8221; ancam makhluk itu.</p>
<p>&#8220;Begitukah? Coba kalau bisa,&#8221; jawab Sang Guru, &#8220;Aku lebih kuat dari dugaanmu, dan akan mengalahkanmu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Banyak cakap,&#8221; kata raksasa itu. &#8220;Kau seorang Guru Sufi, hanya mengerti hal-hal spiritual. Mana mungkin kau bisa menghentikanku, sebab tenagaku dahsyat dan aku tiga puluh kali lebih besar darimu,&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalau kau sungguh ingin adu kuat,&#8221; tantang Sufi itu, &#8220;Mari kita lihat siapa yang sanggup memeras air dari batu.&#8221;</p>
<p>Diambilnya batu kecil dan diberikannya kepada setan itu. Betapa kerasnya mencoba, raksasa itu gagal. &#8220;Hal itu mustahil, tak ada air dalam batu ini. Tunjukkan padaku jika ada.&#8221;</p>
<p>Dalam keadaan remang-remang, guru itu menggenggam batu itu, mengambil sebutir telur dari sakunya, lalu membenturkan keduanya; ia bersikap seolah-olah sedang memeras batu. Raksasa itu ternganga: sebab orang sering kali takjub pada hal-hal yang tak mereka pahami, dan benar-benar menilainya tinggi, lebih tinggi dari semestinya.</p>
<p>&#8220;Aku harus memikirkan kembali peristiwa ini,&#8221; kata raksasa itu, &#8220;Singgahlah sebentar saja di guaku, malam ini kujamu kau!&#8221;</p>
<p>Sang Sufi mengikutinya ke sebuah gua yang luas sekali, penuh dengan barang-barang berharga milik ribuan musafir yang terbunuh oleh raksasa itu, laksana keadaan dalam gua Aladin.</p>
<p>&#8220;Berbaring dan tidurlah di sampingku,&#8221; kata raksasa itu, &#8220;Besok pagi baru kita berbincang-bincang.&#8221; Makhluk itu juga berbaring dari sekejap tertidur pulas.</p>
<p>Guru itu—menyadari adanya muslihat—bergegas bangkit dan bersembunyi di tempat yang aman dari raksasa itu. Sebelumnya, ia mengatur tempat tidurnya agar tampak seakan ia masih rebah.</p>
<p>Tidak lama kemudian, raksasa itu bangun. Dengan sebelah tangan, dipungutnya batang pohon yang ada di dekat tempat itu, lalu tiba-tiba dihantamkannya batang pohon itu sebanyak tujuh kali dengan keras pada sosok di tempat tidur sang Sufi. Kemudian, ia tidur lagi.</p>
<p>Guru itu kembali ke tempatnya, berbaring, dan berseru pada raksasa itu, &#8220;Hoi raksasa! Memang gua ini nyaman, tetapi seekor nyamuk telah menggigitku tujuh kali. Lakukanlah sesuatu untuk menangkap nyamuk itu.&#8221;</p>
<p>Keluhan ringan tersebut menggentarkan si raksasa dan muncul keraguan untuk menyerang Sufi itu lagi. Bagaimanapun, bila seorang dipukul tujuh kali sekuat tenaga dengan batang pohon oleh raksasa, orang itu seharusnya sudah&#8230;</p>
<p>Pagi harinya, raksasa itu melemparkan sebuah kantong air dari kulit lernbu pada Sang Sufi lalu berkata, &#8220;Pergilah mengambil air untuk sarapan, supaya kita bisa minum teh.&#8221;</p>
<p>Alih-alih menggunakan kantong air itu (yang tentu sangat berat untuk diangkat), guru itu berjalan ke sungai yang terdekat dan mulai menggali saluran kecil menuju gua.</p>
<p>Raksasa sudah kehausan, dan bertanya &#8220;Mengapa kau tidak bawa airnya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Bersabarlah, temanku. Aku sedang membuatkanmu saluran air. Dengan begitu, air segar akan langsung menuju mulut gua, dan kau tidak usah lagi minum air dari kulit lembu.&#8221;</p>
<p>Tetapi raksasa itu pun sudah terlampau haus untuk menunggu. Ia pergi ke sungai dan mengisi sendiri kantong airnya. Ketika teh selesai dibuat, ia minum beberapa galon, dan kemampuan berpikirnya jadi lebih baik. &#8220;Jikalau kau memang demikian perkasa—dan sudah kusaksikan itu—tak sanggupkah kau menggali saluran itu secepat mungkin, bukannya jengkal demi jengkal?&#8221;</p>
<p>&#8220;Sebab,&#8221; kilah guru itu, &#8220;Sesuatu yang berharga barulah sungguh-sungguh berharga bila dilakukan dengan upaya sekecil mungkin. Semua hal punya ukuran upaya masing-masing. Dan aku melakukan upaya seminim mungkin untuk menggali saluran ini. Lagipula, aku tahu bahwa kau adalah mahluk yang terpenjara dalam kebiasaan sehingga kau akan selalu menggunakan kantor air dari kulit lembu.&#8221;</p>
<p>Redaktur: cr01<br />
Sumber: Kisah Bijak Para Sufi oleh Idries Shah</p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/cerita/'>cerita</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/hikmah/'>hikmah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/renungan/'>Renungan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3775/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3775&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/12/07/kisah-bijak-para-sufi-raksasa-dan-sufi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Bijak Para Sufi: Sultan Menjadi Orang Buangan</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/14/kisah-bijak-para-sufi-sultan-menjadi-orang-buangan/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/14/kisah-bijak-para-sufi-sultan-menjadi-orang-buangan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 13:53:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3777</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, seorang Sultan Mesir mengumpulkan orang-orang terpelajar, dan segera saja seperti biasanya, timbullah perdebatan. Pokok persoalannya adalah Mikraj Nabi Muhammad. Dikatakan, dalam peristiwa tersebut, Nabi dibawa dari tempat tidurnya ke langit tinggi. Selama itu ia melihat surga dan neraka, berbincang dengan Tuhan sembilan puluh ribu kali, mengalami pelbagai pengalaman lain—dan dikembalikan ke kamarnya sementara tempat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3777&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah, seorang Sultan Mesir mengumpulkan orang-orang terpelajar, dan segera saja seperti biasanya, timbullah perdebatan. Pokok persoalannya adalah Mikraj Nabi Muhammad.</p>
<p>Dikatakan, dalam peristiwa tersebut, Nabi dibawa dari tempat tidurnya ke langit tinggi. Selama itu ia melihat surga dan neraka, berbincang dengan Tuhan sembilan puluh ribu kali, mengalami pelbagai pengalaman lain—dan dikembalikan ke kamarnya sementara tempat tidurnya masih hangat. Periuk air yang jatuh dan tertumpah isinya karena pengangkatan ke langit itu belum kosong ketika Nabi pulang.</p>
<p>Beberapa orang yang hadir berpendapat bahwa hal itu mungkin saja terjadi mengingat ukuran waktu di bumi dan di langit tentu saja berbeda. Namun, Sultan menganggapnya tidak masuk akal.</p>
<p>Para bijak mengatakan bahwa segala sesuatu adalah mungkin dengan kekuasaan Tuhan. Penjelasan ini pun tak memuaskan Baginda.<br />
<span id="more-3777"></span><br />
Kabar perdebatan ini akhirnya sampai kepada sufi Syekh Shahabuddin, yang segera saja datang ke istana. Sultan menunjukkan rasa hormat terhadap guru itu, yang berkata, &#8220;Saya bermaksud membuktikan sesuatu tanpa menunda lagi: Ketahuilah bahwa kedua tafsiran itu keliru, dan ada hal-hal yang bisa ditunjukkan, yang kiranya menjelaskan peristiwa itu tanpa perlu berspekulasi secara gegabah atau menggunakan penalaran sembarangan dan tak bermutu.&#8221;</p>
<p>Di ruang pertemuan itu terdapat empat jendela. Syekh itu minta agar yang satu dibuka. Sultan melihat keluar melalui jendela itu. Di gunung yang berada di kejauhan tampak olehnya bala tentara beribu-ribu bergerak menyerbu istana. Sultan sangat ketakutan dibuatnya.</p>
<p>&#8220;Lupakan saja, itu tidak sungguhan,&#8221; kata Syekh itu.</p>
<p>Ia menutup jendela dan membukanya kembali. Kali ini laskar penyerbu itu sudah lenyap. Ketika dibukanya jendela yang lain, kota di luar istana tampak terbakar api. Sultan berteriak panik.</p>
<p>&#8220;Jangan cemas Sultan, tak terjadi apa-apa,&#8221; kata Syekh. Ketika ia menutup dan kembali membuka jendela itu, tak ada lagi api yang tampak.</p>
<p>Dari jendela ketiga terlihat banjir bandang menuju istana. Dan, banjir itu pun seakan hanya mimpi.</p>
<p>Lalu, jendela keempat dibuka, dan, alih-alih gurun pasir, yang terlihat justru sebuah taman surga. Ketika jendela ditutup dan dibuka lagi, pemandangan itu sudah menguap. Kemudian, Syekh itu minta dibawakan seember air. Dimintanya pula agar Sultan memasukkan kepalanya ke dalam air sesaat saja.</p>
<p>Setelah melakukan permintaan itu, secara gaib Sultan menemukan dirinya berada di sebuah pantai terpencil, di tempat yang sama sekali asing baginya. Sultan murka betul akan muslihat Syekh itu.</p>
<p>Tak lama kemudian, ia bertemu dengan beberapa penebang kayu yang menanyakan siapa dirinya. Karena sulit menjelaskan dirinya yang sebenamya, ia mengatakan bahwa kapalnya kecelakaan dan membuatnya terdampar di pantai itu.</p>
<p>Mereka memberinya pakaian, dan ia pun berjalan masuk ke sebuah kota. Di sana ada seorang pandai besi yang melihatnya berkelana tanpa tujuan, menanyakan siapa dirinya. &#8220;Saya seorang saudagar yang terdampar,&#8221; jawab Sultan, &#8220;Saya pun tak punya apa-apa lagi selain beberapa potong pakaian dari penebang kayu yang baik hati.&#8221;</p>
<p>Orang itu kemudian menjelaskan tentang kebiasaan kota tersebut. Semua pendatang baru boleh meminang gadis pertama yang dilihatnya keluar dari rumah-mandi, dan pinangannya itu wajib diterima. Sultan itu pun pergi ke tempat mandi umum dan dilihatnya seorang wanita cantik keluar dari tempat itu. Ia bertanya apakah wanita itu sudah bersuami, dan ternyata sudah, maka ia bertanya kepada wanita berikutnya, yang buruk rupa. Dan yang berikut. Lalu, wanita keempat yang sungguh jelita dan rupawan. Gadis itu belum menikah, namun ia menolak Sultan sebab tubuh dan pakaiannya yang tak karuan.</p>
<p>Tiba-tiba ada seorang lelaki berdiri di hadapan Sultan dan berkata, &#8220;Aku disuruh untuk menjemput seorang yang kusut di sini. Mohon ikut aku!&#8221;</p>
<p>Sultan pun mengikuti utusan itu, dan ia dibawa ke sebuah rumah yang sangat indah. Ia pun duduk di salah satu ruang megah di rumah itu berjam-jam lamanya. Akhirnya, empat gadis molek berpakaian mulia masuk, menyertai gadis kelima, yang lebih memikat hati. Sultan mengenali gadis itu sebagal gadis terakhir yang ditemuinya di rumah-mandi itu.</p>
<p>Gadis itu mengucapkan selamat datang dan menjelaskan bahwa ia telah bergegas pulang untuk menyambut Sultan, dan bahwa penolakannya tadi bukan sungguhan, karena semua wanita di jalan akan mengatakan hal serupa bila dipinang. Kemudian, menyusullah jamuan makan yang lezat. Kepada Sultan, dikenakan jubah yang sangat mewah, dan musik yang merdu pun dimainkan.</p>
<p>Sultan tinggal selama tujuh tahun bersama istrinya itu sampai harta warisan istrinya itu habis. Lalu, wanita itu menuntut agar Sultan kini mencari nafkah untuk istrinya dan ketujuh anak mereka.</p>
<p>Teringat akan teman pertamanya di kota itu, Sultan pun menemui pandai besi itu untuk meminta nasihat. Temannya itu menyuruhnya bekerja sebagai kuli di pasar sebab Sultan tak punya barang untuk ditukar uang atau kemampuan apa pun untuk bekerja.</p>
<p>Dalam sehari, dengan mengangkat beban yang sangat berat, Sultan memperoleh upah hanya sepersepuluh dari kebutuhan hidup keluarganya.</p>
<p>Hari berikutnya, Sultan berjalan ke pantai, disinggahinya tempat di mana tujuh tahun silam dirinya pertama kali muncul di tempat itu. Ia memutuskan untuk shalat, dan terlebih dahulu membasuh diri dengan air wudhu. Pada saat itulah mendadak ia sudah kembali berada di istananya, dengan ember air, Syekh itu, dan para pejabat.</p>
<p>&#8220;Tujuh tahun dalam pengasingan, kau orang jahat!&#8221; raung Sultan. &#8220;Tujuh tahun, berkeluarga, dan harus jadi kuli! Tidakkah kau gentar pada Tuhan, Yang Maha Kuasa, atas perbuatanmu ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tetapi kejadian itu hanya sesaat,&#8221; kata guru Sufi itu, &#8220;Yakni selama Sultan memasukkan kepala ke dalam ember berisi air.&#8221;</p>
<p>Para pejabat istana mengiyakan perkara ini. Sultan tidak bisa memercayai sepatah kata pun. Segera diperintahkannya untuk memenggal kepala itu. Mengetahui sebelumnya bahwa perintah Sultan itu akan turun, Syekh pun merapal ilmu gaib (Ilmu Menghilangkan Tubuh) yang dikuasainya. Ajian sakti itu membuatnya sekejap hilang dan muncul di Damaskus, yang berhari-hari jaraknya dari istana itu.</p>
<p>Dari Damaskus, Syekh menulis sepucuk surat untuk Sultan, yang berbunyi: &#8220;Tujuh tahun lewat bagi Tuan, seperti yang Tuan telah alami sendiri, sekalipun hanya sebentar saja Tuan merendam kepala dalam air. Hal tersebut terjadi dengan menggunakan muslihat tertentu, yang tiada lain dimaksudkan untuk menjelaskan apa yang bisa terjadi. Bukankah dalam kisah itu tempat tidur Nabi masih hangat dan periuk air belum lagi kosong? Yang penting bukanlah sesuatu itu telah terjadi atau tidak. Segalanya mungkin terjadi. Sesungguhnya yang penting adalah makna peristiwa itu. Pada kasus Sultan, tak ada makna sama sekali. Pada kasus Nabi, ada makna dalam peristiwa.&#8221;</p>
<p>Redaktur: cr01<br />
Sumber: Kisah Bijak Para Sufi oleh Idries Shah</p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/hikmah/'>hikmah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/renungan/'>Renungan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3777/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3777/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3777/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3777&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/14/kisah-bijak-para-sufi-sultan-menjadi-orang-buangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat tinggal GMT</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/05/selamat-tinggal-gmt/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/05/selamat-tinggal-gmt/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 15:25:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Saintek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3805</guid>
		<description><![CDATA[gmt REPUBLIKA.CO.ID,LONDON &#8212; Apa standar waktu di seluruh dunia? jawabannya pasti semua tahu, GMT atau Greenwich Mean Time. Nah, saat ini para ilmuwan terkemuka dari seluruh dunia tengah mempertimbangkan usulan untuk mengganti GMT sebagai standar waktu dunia. Para ilmuwan ini sekarang sedang berkumpul di Inggris, dan mencari solusi penggantinya. Salah satu usulan itu adalah standar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3805&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="right"></div>
<div><img src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/gmt-_111103135927-335.jpg" alt="Selamat tinggal GMT" width="333" height="217" /></p>
<div>gmt</div>
</div>
<div id="newstext">
<p>REPUBLIKA.CO.ID,LONDON &#8212; Apa standar waktu di seluruh dunia? jawabannya pasti semua tahu, GMT atau Greenwich Mean Time. Nah, saat ini para ilmuwan terkemuka dari seluruh dunia tengah mempertimbangkan usulan untuk mengganti GMT sebagai standar waktu dunia. Para ilmuwan ini sekarang sedang berkumpul di Inggris, dan mencari solusi penggantinya. Salah satu usulan itu adalah standar waktu tidak lagi didasari perputaran Bumi, melainkan jam atom.</p>
<p>Rencananya, setelah solusinya ketemu, pada Januari 2012, Uni Telekomunikasi Internasional akan mengadakan pertemuan di Jenewa guna menentukan sistem penetapan waktu. Pertemuan para ilmuwam ini, sedang berlangsung di sebuah desa di barat laut London, dibawah payung Royal Society. Pertemuan berlangsung mulai hari ini dan besok.</p>
<p>Namun kabarnya, mayoritas rakyat Inggris mengecam keras pertemuan itu. Apalagi rakyat Inggris tahu seteru abadi mereka, Prancis, yang memimpin upaya menggeser GMT itu.<br />
&#8220;Kami tahu rakyat Inggris akan merasa kehilangan GMT,&#8221; kata Elias Felicitas Arias, Direktur Departemen Waktu Biro Pengukuran dan Timbangan Internasional (BIPM) yang berbasis di Prancis dan pendorong perubahan standar waktu itu.</p>
<p>Penetapan waktu GMT didasari oleh perjalanan matahari ketika melewati garis meridian nol derajat di Observatorium Greenwich di tenggara London. GMT menjadi standar waktu dunia setelah ditetapkan dalam sebuah konferensi di Washington, Amerika Serikat, pada 1884.  Di konferensi ini pula, Prancis melobi penetapan Paris Mean Time sebagai standar waktu dunia.</p>
<p>Lalu pada 1972 dikenalkanlah istilah Universal Coordinated Time (UTC) untuk mengganti GMT, namun pengukurannya tetap berdasarkan GMT. UTC didasarkan pada sekitar 400 jam atom yang ditempatkan di beberapa laboratorium di seluruh dunia. Dalam perjalannya, UTC pun dikoreksi dengan &#8220;detik kabisat&#8221; yang akan menyesuaikan diri dengan kecepatan rotasi Bumi yang berubah-ubah.</p>
<p>Tergesernya standar GMT itu menarik perhatian  media Inggris. Secara bersamaan muncul pula usulan untuk menggeser standar waktu di Inggris, menjadi British Summer Time (BST) yang waktunya satu jam lebih cepat dari GMT. Harian Sunday Times menyebutkan GMT adalah simbol Inggris sebagai negara adidaya di masa Ratu Victoria. Namun seiring perannya yang berkurang, GMT bisa saja tidak digunakan lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beberapa negara, sebenarnya juga mengusulkan perubahan tersebut. Sebut saja beberapa negara Arab yang meminta supaya standar waktu berdasarkan kepada posisi Kabah, di Tanah Suci Makkah. Negara lainnya adalah Cina yang sejak awal ngotot untuk merubah GMT. Para ilmuwan Cina yakin, waktu dunia harus berdasarkan rotasi Bumi yang selama ini berputar. Tentunya, Cina juga mengusulkan beberapa kotanya untuk dijadikan sebagai standar waktu dunia.</p>
</div>
<div><strong>Redaktur:</strong> M Irwan Ariefyanto</div>
<div><strong>Sumber:</strong> afp</div>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/artikel/'>artikel</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/berita/'>berita</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/saintek/'>Saintek</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3805/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3805/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3805/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3805&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/05/selamat-tinggal-gmt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/gmt-_111103135927-335.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Selamat tinggal GMT</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah hajar Aswad</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/03/kisah-hajar-aswad-2/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/03/kisah-hajar-aswad-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 13:58:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3781</guid>
		<description><![CDATA[Hajar Aswad adalah batu berwarna hitam kemerah-merahan, terletak di sudut selatan, sebelah kiri pintu Ka’bah. Ketinggiannya 1,10 meter dari permukaan tanah. Ia tertanam di bagian dalam dinding Ka’bah yang mulia. Dulu diameter Hajar Aswad sekitar 30 centimeter. Akibat berbagai peristiwa yang menimpanya sepanjang masa, kini Hajar Aswad tersisa delapan butir batu kecil sebesar kurma yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3781&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://abihafiz.files.wordpress.com/2011/11/hajar-aswad3.jpg?w=266&#038;h=252" alt="" width="266" height="252" />Hajar Aswad adalah batu berwarna hitam kemerah-merahan, terletak di sudut selatan, sebelah kiri pintu Ka’bah. Ketinggiannya 1,10 meter dari permukaan tanah. Ia tertanam di bagian dalam dinding Ka’bah yang mulia.</p>
<p>Dulu diameter Hajar Aswad sekitar 30 centimeter. Akibat berbagai peristiwa yang menimpanya sepanjang masa, kini Hajar Aswad tersisa delapan butir batu kecil sebesar kurma yang dikelilingi oleh bingkai perak.</p>
<p>Namun, tidak semua yang terdapat di dalam bingkai adalah Hajar Aswad. Butiran Hajar Aswad tepat berada di tengah dempulan dalam bingkai. Butiran inilah yang dicium dan disentuh oleh jamaah haji.</p>
<p>Dari Hajar Aswad, thawaf dimulai dan diakhri. Oleh karena itu, ada sebuah pendapat yang mengatakan bahwa penentuan rukun ditinjau dari eksistensinya sebagai sudut terpenting di Baitullah, yaitu rukun sebelah timur, tempat dimulainya thawaf.<span id="more-3781"></span></p>
<p>Warna asal Hajar Aswad adalah putih, tetapi bagian yang terlihat di permukaan kini berwarna hitam. Mungkin perubahan tersebut disebabkan oleh kebakaran yang pernah terjadi di Ka’bah pada masa kaum Quraiys.</p>
<p>Kemudian kebakaran kedua yang terjadi pada era Ibnu Az-Zubair yang mengakibatkan terpecahnya Hajar Aswad menjadi tiga pecahan. Saat membangun kembali Ka’bah, Ibnu Az-Zubair pernah berusaha untuk menahannya dengan perak.</p>
<p>Abdullah bin Abbas berkata, “Di bumi ini tidak ada suatu benda dari surga selain Hajar Aswad dan batu Maqam Ibrahim. Keduanya termasuk permata-permata surga. Seandainya tidak pernah disentuh oleh orang musyrik, maka setiap orang cacat yang menyentuhnya, pasti akan disembuhkan Allah.”</p>
<p>Abdullah bin Amr bin Ash berkata, “Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim adalah dua permata yaqut dari surga yang telah dihapus oleh Allah cahayanya. Seandainya tidak demikian, pasti akan menerangi semua yang berada antara timur dan barat.”</p>
<p>Iyadh berkata, “Hajar Aswad adalah batu yang dimaksud oleh Nabi saat beliau bersabda, ‘Sesungguhnya aku tahu ada sebuah batu yang dulu memberi salam kepadaku. Ia adalah permata yaqut berwarna putih, lebih putih daripada susu. Lalu Allah mengubahnya menjadi hitam akibat berbagai dosa anak Adam dan sentuhan orang-orang musyrik padanya.”</p>
<p>Batu ini selalu dihormati, diagungkan, dan dimuliakan, baik pada masa jahiliyah maupun Islam. Orang-orang mencari berkah padanya dan menciumnya. Hingga tibalah pada suatu ketika Makkah dimasuki kaum Qaramithah secara paksa pada 317 H. Mereka merampas Makkah, membantai para jamaah haji, menguasai Baitullah, mencabut Hajar Aswad, dan membawanya ke negeri mereka di Kota Ahsa’ yang terletak di wilayah Bahrain.</p>
<p>Bajkam At-Turki, seorang penguasa Baghdad, telah mendermakan ribuan dinar kepada mereka pada masa pemerintahan Ar-Radhi Billah agar mereka bersedia mengembalikannya. Akan tetapi, mereka tidak pernah melakukannya.</p>
<p>Lalu, Abu Ali Umar bin Yahya Al-Alawai, seorang khalifah yang taat pada Allah, tampil sebagai penengah pada 339 H. Akhirnya, mereka pun bersedia untuk mengembalikannya. Mereka membawanya ke Kufah, lalu menggantungkannya di tiang ketujuh Masjid Jami’.</p>
<p>Setelah itu, mereka mengembalikannya ke tempat semula. Mereka beralasan, “Kami telah mengambil berdasarkan perintah dan mengembalikannya berdasarkan perintah pula.” Lama masa hilangnya sekitar 22 tahun.</p>
<p>Redaktur: Chairul Akhmad<br />
Sumber: Atlas Haji &amp; Umrah karya Sami bin Abdullah Al-Maghlouth</p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/artikel/'>artikel</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/haji/'>haji</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/info/'>info</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>pengetahuan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3781/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3781/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3781/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3781/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3781/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3781/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3781/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3781/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3781/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3781/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3781/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3781/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3781/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3781/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3781&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/03/kisah-hajar-aswad-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abihafiz.files.wordpress.com/2011/11/hajar-aswad3.jpg?w=267" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lebah Garuda, Serangga Terpanjang yang Ditemukan di Sulawesi</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/01/lebah-garuda-serangga-terpanjang-yang-ditemukan-di-sulawesi/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/01/lebah-garuda-serangga-terpanjang-yang-ditemukan-di-sulawesi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 23:01:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3799</guid>
		<description><![CDATA[Majalah ilmu pengetahuan NewScientist memberitakan, ditemukan jenis lebah di Sulawesi yang bisa dikategorikan sebagai salah satu lebah terpanjang di dunia. Panjangnya hampir 4 sentimeter. Tawon pemangsa sebesar jari kelingking ditemukan di sebuah pulau terpencil di Sulawesi. Hewan unik itu ditemukan para ilmuwan dari University of California, Davis, Amerika Serikat. Menurut para peneliti, rahangnya begitu besar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3799&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table width="98%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="1" bgcolor="#FFFFFF">
<tbody>
<tr>
<td>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="1" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><img src="http://hidayatullah.com/berita/gal733346230.jpg" alt="" width="300" align="left" border="2" hspace="4" vspace="4" /></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong></strong>Majalah ilmu pengetahuan <em>NewScientist </em>memberitakan, ditemukan jenis lebah di Sulawesi yang bisa dikategorikan sebagai salah satu lebah terpanjang di dunia. Panjangnya hampir 4 sentimeter. Tawon pemangsa sebesar jari kelingking ditemukan di sebuah pulau terpencil di Sulawesi.</p>
<p>Hewan unik itu ditemukan para ilmuwan dari University of California, Davis, Amerika Serikat.</p>
<p>Menurut para peneliti, rahangnya begitu besar dan kaki depan lebah lebih panjang, sehingga sulit untuk memahami cara mereka bisa berjalan.</p>
<p>Lynn Kimsey dari University of California (UC Davis) menemukan serangga besar sewaktu ekspedisi terakhir ke Pegunungan Mekongga Sulawesi Tenggara.</p>
<p>Kimsey menyatakan, tawon ini kelihatannya bukan spesies umum. Ia hanya menemukan enam lebah dalam 3 tahun penyelidikan. Rencana menggali sebuah tambang nikel baru di Pegunungan Mekongga akan menjadi &#8220;berita buruk&#8221; bagi sang tawon, kata Kimsey.</p>
<p>Anehnya, mereka tidak dinobatkan sebagai lebah terbesar di dunia. Penghargaan ini diberikan kepada sejenis lebah beranama &#8220;tarantula elang,&#8221; yang panjangnya mencapai lebih dari 6 cm, dan &#8211; seperti namanya &#8211; sangat senang berburu tarantula.</p>
<p>Lynn Kimsey yang mendapat julukan &#8216;wanita tawon&#8217; di kampusnya, untuk keahliannya dalam Entimologi, ilmu yang mempelajari soal serangga.</p>
<p>Tawon bertubuh besar yang ia temukan kini dipelajari di Bohart Museum, UC, lembaga yang dipimpin Kimsey.</p>
<p>Untuk itu, dia berencana menamakan lebah ini &#8220;Garuda,&#8221; seperti tokoh mitologi Indonesia.*</p>
<p>Foto: <em>Perbandingan tawon Inggris dengan tawon &#8220;Garuda</em>&#8220;</p>
<p>Sumber : NewScientist/rnwl<br />
Rep: Administrator<br />
Red: Cholis Akbar</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/berita/'>berita</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/guru/'>guru</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/info/'>info</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pengumuman/'>pengumuman</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/perpustakaan/'>perpustakaan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3799/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3799/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3799/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3799&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/01/lebah-garuda-serangga-terpanjang-yang-ditemukan-di-sulawesi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayatullah.com/berita/gal733346230.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Program Pendidikan Anti Kekerasan</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/01/pentingnya-program-pendidikan-anti-kekerasan/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/01/pentingnya-program-pendidikan-anti-kekerasan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 22:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[artikel pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[ibu dan anak]]></category>
		<category><![CDATA[info pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kepala sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua dan anak]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3711</guid>
		<description><![CDATA[Perilaku kekerasan semakin hari semakin nampak, dan sungguh sangat mengganggu ketenteraman hidup kita. Jika hal ini dibiarkan, tidak ada upaya sistematik untuk mencegahnya, tidak mustahil kita sebagai bangsa akan menderita rugi oleh karenanya. Kita akan menuai akibat buruk dari maraknya perilaku kekerasan di masyarakat kita baik dilihat dari kacamata nasional maupun internasional. Saat ini kita sebagai bangsa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3711&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://sentanaonline.com/public/images/news/gallery/0203111737.jpg" alt="" width="327" height="246" />Perilaku kekerasan semakin hari semakin nampak, dan sungguh sangat mengganggu ketenteraman hidup kita. Jika hal ini dibiarkan, tidak ada upaya sistematik untuk mencegahnya, tidak mustahil kita sebagai bangsa akan menderita rugi oleh karenanya. Kita akan menuai akibat buruk dari maraknya perilaku kekerasan di masyarakat kita baik dilihat dari kacamata nasional maupun internasional.</p>
<div>Saat ini kita sebagai bangsa sudah dituding oleh beberapa Negara lain sebagai sarang teroris, terlepas dari benar tidaknya tudingan itu. Dalam era global seperti saat ini arus Informasi, orang, produk, jasa, amat sangat bebas, tidak bisa dibendung lagi. Keadaan ini juga akan mendorong suburnya perilaku kekerasan dalam masyarakat kita. Melalui arus informasi, produk, jasa, yang bebas itulah pesan-pesan kekerasan ikut masuk ke dalam sistem kehidupan masyarakat  kita secara tidak sadar, bagaikan aliran darah dalam tubuh kita: mengalir dan beredar tanpa henti, tetapi tak pernah kita sadari.<span id="more-3711"></span>Perilaku kekerasan tidak mungkin terjadi dengan tiba-tiba. Sese-orang menampilkan perilaku itu merupakan hasil belajar juga, baik secara langsung maupun tidak langsung. Jika demikian halnya, pendidikan kita harus peduli terhadap upaya untuk mencegah perilaku kekerasan secara dini melalui program pendidikan agar budaya damai, sikap toleransi, empati, dan sebagainya dapat ditanamkan kepada peserta didik semenjak mereka berada di tingkat pendidikan pra sekolah maupun pada tingkat pendidikan dasar. Upaya pencegahan kekerasan melalui program pendidikan amat penting, jika kita mengacu hasil Penelitian Komisi Carnigie untuk Pencegahan Konflik yang Mematikan baru-baru ini. Komisi itu menyimpulkan hasil penelitiannya: (1) berbagai bentuk konflik yang mematikan bukan tidak mungkin untuk dapat dihindarkan; (2) kebutuhan untuk mencegah conflik yang mematikan semakin urgen; dan  (3) pen-cegahan konflik yang mematikan adalah sangat mungkin untuk dapat dilakukan. Namun, persoalan yang sering dihadapi dalam pencegahan konflik yang kemudian berakibat munculnya berbagai bentuk kekerasan ialah dibiarkannya konflik itu terjadi tanpa ada upaya pencegahan yang bersifat kultural, edukatif, dan pedagogis. Dunia ini dalam keadaan bahaya bukan karena adanya kelompok orang tertentu melakukan berbagai kekerasan, tetapi justru disebabkan oleh orang-orang yang tahu adanya berbagai kekerasan tetapi tidak melakukan pencegahan apapun.</p>
<p>Dunia pendidikan sangat memungkinkan untuk membudayakan pemecahan konflik yang akhirnya dapat mencegah perilaku kekerasan. Secara teoritik ada banyak cara untuk memecahkan konflik seperti: menyerah begitu saja dengan segala kerendahan hati, melarikan diri dari persoalan yang mengakibatkan konflik, membalas musuh dengan ke-kuatan dan kekerasan yang jauh lebih dahsyat, menuntut melalui jalur hukum, dsb. Cara-cara tersebut sering tidak efektif, dan selalu ada yang menjadi korban. Saat ini ada gerakan pemecahan konflik yang kemudian sering disebut dengan Alternative Dispute Resolution (ADR). Dalam perkembangannya, ADR kemudian juga lebih populer disebut dengan conflict resolution (Resolusi Konflik). Bentuk-bentuk Resolusi Konflik inilah yang perlu kita jadikan sebagai program pendidikan integratif agar para siswa sebagai calon pewaris dan generasi penerus tata kehidupan masyarakat memiliki budaya damai dan mampu menegakkan perilaku anti kekerasan. Hanya melalui generasi penerus yang mampu menegakkan budaya damai dan anti kekerasanlah kita akan berhasil membangun masyarakat masa depan yang bisa tumbuh secara beradab dan demokratis. Sebaliknya generasi penerus yang tidak mampu melakukan resolusi konflik akan terdorong ke kawasan kehidupan masyarakat yang anarkis dan dalam jangka panjang masyarakat yang demikian itu akan terisolir dari percaturan global.</p>
<p>Berbagai bentuk resolusi konflik yang dapat diintegrasikan dalam program pendidikan antara lain: (1) negosiasi; (2) mediasi; (3) arbitrasi; (4) mediasi-arbitrasi; (5) konferensi komunitas;  dan (6) mediasi teman sebaya. Negosiasi merupakan salah satu bentuk resolusi konflik yang dapat dilakukan dengan cara berdiskusi antara dua atau lebih orang yang terlibat dalam konflik kekerasan dengan tujuan utama untuk mencapai kesepakatan-kesepakatan.</p>
<p>Mediasi adalah sebuah proses yang bersifat sukarela dan rahasia yang dilakukan oleh pihak ketiga yang netral untuk membantu orang-orang mendiskusikan dan menegosiasikan persoalan-persoalan yang amat pelik dan sulit agar tercapai kesepakatan sehingga konflik yang membawa berbagai bentuk kekerasan dapat dihindarkan. Langkah-langkah penting dalam mediasi sebagai salah satu bentuk dari resolusi konflik ialah: pengumpulan informasi, perumusan masalah secara jelas dan jernih, pengembangan berbagai opsi, negosiasi, dan formulasi kesepakatan. Bentuk Resolusi Konflik ketiga, arbitrasi, merupakan proses yang mana pihak ketiga yang netral mengeluarkan keputusan untuk menyelesaikan konflik setelah ia mengkaji berbagai bukti dan mendengarkan berbagai argumen dari kedua belah pihak yang sedang terlibat dalam konflik.</p>
<p>Selanjutnya, mediasi-arbitrasi merupakan sebuah hibrid yang mengkombinasikan antara bentuk mediasi dan arbitrasi. Artinya, sejak awal para pihak yang terlibat dalam konflik mencoba untuk melakukan pemecahan melalui mediasi, tetapi jika tdak ditemukan pemecahannya kemudian mereka menempuh cara arbitrasi.  Bentuk Resolusi Konflik yang kelima, konferensi komunitas, merupakan dialog yang terstruktur dengan melibatkan semua unsur dan atau anggota masyarakat (pelaku kekerasan, korban, keluarga, para sahabat, dsb.) yang mengalami dan menderita akibat dari dari adanya kekerasan kriminal. Semua unsur masyarakat saling memberi kesempatan untuk menyatakan posisinya, persaannya, persepsinya, terhadap kekerasan yang sudah terjadi, dan bagaimana usul mereka untuk menyelesaikan persoalan yang ada itu.</p>
<p>Akhirnya, mediasi teman sebaya merupakan salah satu bentuk resolusi konflik di mana dalam proses itu anak-anak muda bertindak sebagai mediator untuk membantu menyelesaikan pertikaian di antara teman-teman sejawat mereka. Dalam konteks ini para siswa dapat dilatih dan diawasi oleh guru atau orang dewasa lain dalam melaksanakan perannya sebagai mediator. Dengan cara ini para siswa dapat mem-pelajari budaya damai dan budaya anti kekerasan dengan cara melibatkan diri dalam persoalan riil yang dihadapi oleh para rekan sejawat mereka.Persoalannya sekarang ialah, bagaimana caranya mendidikkan berbagai bentuk resolusi konflik itu kepada para siswa kita. Untuk ini kita dapat menggunakan pendekatan simulasi, bermain peran, observasi, penangaanan kasus, dsb. agar para siswa memiliki pengalaman nyata untuk melibatkan diri dalam menyosialisasikan  gerakan anti kekerasan. Dengan demikian, untuk mendidik siswa agar bisa menerima gagasan dan perilaku anti kekerasan, berbagai bentuk resolusi konflik sebagaimana dijelaskan di atas perlu diperkenalkan kepada siswa dalam proses belajar-mengajar di kelas secara terintegrasi, bukan secara monolitik.</p>
<p>Hal ini berarti kita tidak perlu kurikulum secara khusus. Cukup guru memiliki kepedulian dan komitmen yang kuat untuk menanamkan sikap dan nilai anti kekerasan kepada para siswa dengan cara mengajarkan berbagai bentuk resolusi konflik secara terintegrasi dengan bidang studi yang relevan dengan sifat dan hakikat resolusi konflik yang dikonseptualisasikan. Dengan cara ini maka dalam jangka panjang para siswa kita memiliki nilai dan perilaku anti kekerasan. Kalau hal ini dapat dilaksanakan, sungguh kita sebagai bangsa akan memiliki generasi penerus yang santun dalam berperilaku, cerdas dalam berpikir, dan toleransi terhadap berbagai pluralitas yang ada di Republik ini.</p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/perkembangan-anak/'>perkembangan anak</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/renungan/'>Renungan</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/artikel/'>artikel</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/artikel-pendidikan/'>artikel pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/guru/'>guru</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/ibu/'>ibu</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/ibu-dan-anak/'>ibu dan anak</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/info-pendidikan/'>info pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/kepala-sekolah/'>kepala sekolah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/orang-tua/'>orang tua</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/orang-tua-dan-anak/'>orang tua dan anak</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sekolah/'>sekolah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3711/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3711&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/11/01/pentingnya-program-pendidikan-anti-kekerasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sentanaonline.com/public/images/news/gallery/0203111737.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Hajar Aswad</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/29/kisah-hajar-aswad/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/29/kisah-hajar-aswad/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2011 15:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[religion]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah peradaban islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3780</guid>
		<description><![CDATA[Hajar Aswad adalah batu berwarna hitam kemerah-merahan, terletak di sudut selatan, sebelah kiri pintu Ka’bah. Ketinggiannya 1,10 meter dari permukaan tanah. Ia tertanam di bagian dalam dinding Ka’bah yang mulia. Dulu diameter Hajar Aswad sekitar 30 centimeter. Akibat berbagai peristiwa yang menimpanya sepanjang masa, kini Hajar Aswad tersisa delapan butir batu kecil sebesar kurma yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3780&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hajar Aswad adalah batu berwarna hitam kemerah-merahan, terletak di sudut selatan, sebelah kiri pintu Ka’bah. Ketinggiannya 1,10 meter dari permukaan tanah. Ia tertanam di bagian dalam dinding Ka’bah yang mulia.</p>
<p>Dulu diameter Hajar Aswad sekitar 30 centimeter. Akibat berbagai peristiwa yang menimpanya sepanjang masa, kini Hajar Aswad tersisa delapan butir batu kecil sebesar kurma yang dikelilingi oleh bingkai perak.</p>
<p>Namun, tidak semua yang terdapat di dalam bingkai adalah Hajar Aswad. Butiran Hajar Aswad tepat berada di tengah dempulan dalam bingkai. Butiran inilah yang dicium dan disentuh oleh jamaah haji.</p>
<p>Dari Hajar Aswad, thawaf dimulai dan diakhri. Oleh karena itu, ada sebuah pendapat yang mengatakan bahwa penentuan rukun ditinjau dari eksistensinya sebagai sudut terpenting di Baitullah, yaitu rukun sebelah timur, tempat dimulainya thawaf.</p>
<p>Warna asal Hajar Aswad adalah putih, tetapi bagian yang terlihat di permukaan kini berwarna hitam. Mungkin perubahan tersebut disebabkan oleh kebakaran yang pernah terjadi di Ka’bah pada masa kaum Quraiys.</p>
<p>Kemudian kebakaran kedua yang terjadi pada era Ibnu Az-Zubair yang mengakibatkan terpecahnya Hajar Aswad menjadi tiga pecahan. Saat membangun kembali Ka’bah, Ibnu Az-Zubair pernah berusaha untuk menahannya dengan perak.</p>
<p>Abdullah bin Abbas berkata, “Di bumi ini tidak ada suatu benda dari surga selain Hajar Aswad dan batu Maqam Ibrahim. Keduanya termasuk permata-permata surga. Seandainya tidak pernah disentuh oleh orang musyrik, maka setiap orang cacat yang menyentuhnya, pasti akan disembuhkan Allah.”</p>
<p>Abdullah bin Amr bin Ash berkata, “Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim adalah dua permata yaqut dari surga yang telah dihapus oleh Allah cahayanya. Seandainya tidak demikian, pasti akan menerangi semua yang berada antara timur dan barat.”</p>
<p>Iyadh berkata, “Hajar Aswad adalah batu yang dimaksud oleh Nabi saat beliau bersabda, ‘Sesungguhnya aku tahu ada sebuah batu yang dulu memberi salam kepadaku. Ia adalah permata yaqut berwarna putih, lebih putih daripada susu. Lalu Allah mengubahnya menjadi hitam akibat berbagai dosa anak Adam dan sentuhan orang-orang musyrik padanya.”</p>
<p>Batu ini selalu dihormati, diagungkan, dan dimuliakan, baik pada masa jahiliyah maupun Islam. Orang-orang mencari berkah padanya dan menciumnya. Hingga tibalah pada suatu ketika Makkah dimasuki kaum Qaramithah secara paksa pada 317 H. Mereka merampas Makkah, membantai para jamaah haji, menguasai Baitullah, mencabut Hajar Aswad, dan membawanya ke negeri mereka di Kota Ahsa’ yang terletak di wilayah Bahrain.</p>
<p>Bajkam At-Turki, seorang penguasa Baghdad, telah mendermakan ribuan dinar kepada mereka pada masa pemerintahan Ar-Radhi Billah agar mereka bersedia mengembalikannya. Akan tetapi, mereka tidak pernah melakukannya.</p>
<p>Lalu, Abu Ali Umar bin Yahya Al-Alawai, seorang khalifah yang taat pada Allah, tampil sebagai penengah pada 339 H. Akhirnya, mereka pun bersedia untuk mengembalikannya. Mereka membawanya ke Kufah, lalu menggantungkannya di tiang ketujuh Masjid Jami’.</p>
<p>Setelah itu, mereka mengembalikannya ke tempat semula. Mereka beralasan, “Kami telah mengambil berdasarkan perintah dan mengembalikannya berdasarkan perintah pula.” Lama masa hilangnya sekitar 22 tahun.</p>
<p>Redaktur: Chairul Akhmad<br />
Sumber: Atlas Haji &amp; Umrah karya Sami bin Abdullah Al-Maghlouth</p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/hikmah/'>hikmah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/cerita/'>cerita</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/kisah/'>kisah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/religion/'>religion</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah/'>sejarah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-peradaban/'>sejarah peradaban</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-peradaban-islam/'>sejarah peradaban islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3780/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3780/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3780/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3780/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3780/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3780/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3780/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3780/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3780/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3780/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3780/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3780/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3780/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3780/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3780&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/29/kisah-hajar-aswad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al-Biruni, Matematikawan Penemu Trigonometri Modern</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/27/al-biruni-matematikawan-penemu-trigonometri-modern/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/27/al-biruni-matematikawan-penemu-trigonometri-modern/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2011 13:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[info islam]]></category>
		<category><![CDATA[religion]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah peradaban islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3792</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Kholili Hasib NAMA lengkap al-Biruni adalah Abu al-Raihan Muhammad bin Ahmad al-Khawarizmi al-Biruni. Saintis ensiklopedis abad ke-9 ini dilahirkan di kota Khawarizmi, salah satu kota di wilayah Uzbekistan pada tahun 362 H (973 M). Adapun nama Al-Biruni berasal dari kata Birun dalam bahasa Persia yang berarti kota pinggiran. Dinamakan demikian karena tanah kelahirannya terletak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3792&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="1" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><img src="http://hidayatullah.com/berita/gal915928265.jpg" alt="" width="300" align="left" border="2" hspace="4" vspace="4" /></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Oleh: <strong>Kholili Hasib</strong></p>
<p>NAMA lengkap al-Biruni adalah Abu al-Raihan Muhammad bin Ahmad al-Khawarizmi al-Biruni. Saintis ensiklopedis abad ke-9 ini dilahirkan di kota Khawarizmi, salah satu kota di wilayah Uzbekistan pada tahun 362 H (973 M). Adapun nama Al-Biruni berasal dari kata Birun dalam bahasa Persia yang berarti kota pinggiran. Dinamakan demikian karena tanah kelahirannya terletak di pinggiran kota Kats yang merupakan pusat kota Khwarizm. Kota tersebut memang dahulu dikenal termasuk wilayah Persia. Sehingga, al-Biruni biasanya dikenal ilmuan dari Persia Timur.</p>
<p>Tradisi dan lingkungan di negeri al-Biruni mempengaruhi karakter dan keilmuannya. Pada waktu itu, merupakan masa-masa emas bidang sains Islam di wilayah Asia Tengah.</p>
<p>Ia hidup sezaman dengan Abu Nashr Manshur, astronom kenamaan asal Khurasan yang menguasai karya-karya klasik Yunani seperti Ptolomeus dan Menelaus. Al-Biruni bahkan pernah belajar langsung ilmu astronomi kepadanya. Gurunya Abu Nashr Manshur meskipun seorang pengkaji filsafat Yunani, akan tetapi framework pemikirannya tidak terpengaruh oleh filsafat paripatetik Yunani.<span id="more-3792"></span></p>
<p><em>Frame </em>ini diajarkannya kepada al-Biruni. Makanya al-Biruni dikenal cukup keras dan lugas menyikapi fenomena filsafat paripatetik Yunani. Dengan ajaran Gurunya itu, al-Biruni tampil sebagai kritikus yang keras terhadap filsafat Yunani. Ia pernah berkorespondensi dengan Ibn Sina, mendiskusikan tentang filsafat dan pengaruhnya terhadap cendekiawan muslim waktu itu (<em>Sains dan Peradaban di Dalam Islam</em>, halaman 115). Selain sezaman dengan dua ilmuan tersebut, al-Biruni juga semasa dengan al-Haitsam, seorang ilmuan muslim ahli fisika.</p>
<p>Ia termasuk ilmuan yang memiliki modal kecerdasan matematis. Al-Biruni senantiasa menolak segala asumsi yang lahir dari khayalan. Pemikirannya logis, tapi tidak pernah menafikan teologi. Al-Biruni adalah pelopor metode eksperimental ilmiah dalam bidang mekanika, astronomi, bahkan psikologi. Ia menghendaki agar setiap teori dilahirkan dari eksperimen dan bukan sebaliknya.</p>
<p>Al-Biruni termasuk saintis esiklopedis, karena pakar dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan. Memang tradisi para cendekiawan muslim dahulu adalah mereka tidak cukup puas menguasai dalam satu bidang ilmu saja. Al-Biruni selain dikenal sebagai seorang ahli matematika, juga menguasai bidang-bidang sains lainnya.</p>
<p>Sepanjang hidupnya, al-Biruni telah menghasilkan karya tidak kurang dari 146 buku (sebagian ahli bahkan mengatakan bahwa al-Biruni telah menulis 180 buku). Kebanyakan merupakan karya bidang astronomi yakni ada sekitar 35. Sisanya buku tentang astrologi, geografi, farmakologi, matematika, filsafat, agama, dan sejarah.</p>
<p>Bidang sains yang dikuasainya adalah astronomi, geodesi, fisika, kimia, biologi, dan farmakologi. Selain itu ia juga terkenal sebagai peneliti bidang filsafat, sejarah, sosiologi dan ilmu perbandingan agama. Tentang bidang sosial ini al-Biruni mendapat gelar seorang antropolog, karena penelitiannya yang serius tentang kehidupan keagamaan orang India.</p>
<p>Hasil risetnya dibukukan dengan judul <em>Tahqiq maa lii al-Hindi min Maqulah Maqbulah fi Al-‘Aqli aw Mardzwilah </em>dan <em>Tarikh al-Hindi</em>.</p>
<p>Di antara pencapaian intelektualnya tersebut, peletakan dasaar-dasar trigonometri merupakan prestasi besar al-Biruni di bidang matematika. Trigonometri adalah cabang ilmu matematika yang membahas tentang sudut segitiga.</p>
<p>Di dalamnya terdapat istilah-istilah trigonometrik, yaitu <em>sinus, cosinus</em>, dan <em>tangen</em>. Dasar-dasar dari teori trigonometrik ini ternyata telah lama dikenal oleh ilmuan muslim terdahulu abad kesembilan Masehi. Al-Biruni dikenal sebagai matematikawan pertama di dunia yang membangun dasar-dasar trigonometri.</p>
<p>Landasan-landasan trigonometrik tersebut kemudian dikembangkan ilmuan Barat. Dan diaplikasikan ke dalam beberapa cabang ilmu, seperti astronomi, arsitektur, dan fisika. Al-Biruni sendiri pernah mengaplikasikannya secara matematik untuk membolehkan arah kiblat ditentukan dari mana-mana tempat di dunia.</p>
<p>Meskipun ilmu trigonometri telah dikenal di Yunani, akan tetapi pematangannya ada di tangan al-Biruni. Ia mengembangkan teori trigonometri berdasarkan pada teori Ptolemeus. Hukum Sinus (<em>The Sine Law</em>) adalah temuannya yang memperbaiki teori Ptolemeus.</p>
<p>Hukum ini merupakan teori yang melampaui zamannya. Seperti yang popular dalam trigonometri modern terdapat hukum sinus. Hukum sinus ialah pernyataan tentang sudut segitiga. Rumus ini berguna menghitung sisi yang tersisa dari segitiga dari 2 sudut dan 1 sisinya diketahui.</p>
<p>Prestasi al-Biruni lebih diakui daripada Ptolemeus karena dua alasan:</p>
<p><em>Pertama</em>, teorinya telah memakai sinus sedangkan Ptolemeus masih sederhana, yaitu menggunakan tali atau penghubung dua titik di lingkaran (<em>chord</em>).</p>
<p><em>Kedua</em>, teori trigonometri al-Biruni dan para saintis muslim penerusnya itu menggunakan bentuk aljabar sebagai pengganti bentuk geometris.</p>
<p>Rumus sinus dinyatakan rumus praktis dan lebih cainggih. Menggunakan logika matematika modern dan sangat dibutuhkan dalam perhitungan-perhitungan rumit tentang sebuah bangunan. Dunia arsitektur sangat memanfaatkannya untuk mengukur sudut-sudut bangunan. Ilmu astronomi juga diuntungkan. Dalam tradisi Islam, dimanfaatkan dalam ilmu falak, penghitungan bulan dan hari.</p>
<p>Penggunaan aljabar dalam teori trigonometri al-Biruni sangat dimungkinkan menggunakan teori aljabar Al-Khawrizmi, seorang matematikawan muslim asal Khawarizm. Ia merupakan generasi matematikawan asal Khurasan sebelum al-Biruni.</p>
<p>Menurut Raghib al-Sirjani, ilmu aljabar Al-Khawarizmi tidak hanya menginspirasi matematikawan Khurasan dan sekitarnya, seperti Abu Kamil Syuja al-Mishri, al-Khurakhi dan Umar Khayyam saja, akan tetapi karya agungnya <em>Al-Jabar wa Muqabalah </em>menjadi buku induk di universitas Eropa. Dan al-Biruni termasuk saintis pengkaji temuan Al-Khawarizmi tersebut.</p>
<p>Makanya, teori trigonometri modern al-Biruni sesungguhnya sangat berjasa terhadap ilmu aljabar Al-Khawarizmi. Sebab, berkat temuan al-Khawarizmi terutama temuannya tentang angka nol, al-Biruni mampu mengangkat ilmu trigonometri Ptolemeus menjadi teori yang berpengaruh hingga era matematika modern saat ini.</p>
<p>Al-Biruni juga menjelaskan sudut-sudut istimewa dalam segitiga, seperti 0, 30, 45, 60, 90. Penemuan ini tentu sangat memberi kontribusi terhadap ilmu-ilmu lainnya. Seperti ilmu fisika, astronomi dan geografi. Karena memang ilmu matematika merupakan dasar dari ilmu-ilmu astronomi dan fisika.</p>
<p>Oleh sebab itu, teori Ptolemeus sesunggunya masih sederhana dan belum bisa dikatakan sebagai trigonometri dalam ilmu matematika modern. Hukum sinus itulah merupakan hukum matematika penting dalam ilmu trigonometri.</p>
<p>Teori ini memberi kontribusi yang cukup besar terhadap pengembangan ilmu yang lain. Ia telah menggunakan kaedah penetapan longtitude untuk membolehkan arah kiblat ditentukan dari mana-mana tempat di dunia.</p>
<p>Di saat ia mencapai kematangan intelektual, al-Biruni banyak didukung oleh para sultan dan penguasa untuk mengembangkan keilmuannya untuk bidang astronomi dan fisika.</p>
<p>Ia pernah menulis <em>al-Qanun al-Mas’udi</em>, karya tentang planet-planet atas dukungan Sultan Mas ’ud dan dihadiahkan kepadanya. Buku ini merupakan ensiklopedi astronomi yang paling besar, tebalnya lebih dari 1.500 halaman. Di dalamnya ia menentukan puncak gerakan matahari, memperbaiki temuan Ptolemeus.</p>
<p>Al-Biruni juga pernah tinggal dan bekerja untuk sebagian besar hidupnya di istana Sultan Mahmud, dan putranya, Mas’ud. Selama bergaul itulah al-Biruni banyak menghasilkan karya-karya astronomi dan matematika.</p>
<p>Al-Biruni telah memberikan sumbangan multidimensi terhadap dunia sains. Karya-karya peninggalannya adalah bukti keluasan ilmunya terhadap berbagai disiplin sekaligus.</p>
<p>Selain mendapat pujian dari ummat Islam, al-Biruni juga mendapatkan penghargaan yang tinggi dari bangsa-bangsa Barat. Karya-karyanya melampaui Copernicus, Isaac Newton, dan para ahli Indologi yang berada ratusan tahun di depannya. Baik ulama maupun orientalis sama-sama memujinya.</p>
<p>Salah satu bentuk apresiasi ilmuan dunia hingga saat ini adalah pada tahun 1970, International Astronomical Union (IAU) menyematkan nama al-Biruni kepada salah satu kawah di bulan. Kawah yang memiliki diameter 77,05 km itu diberi nama Kawah Al-Biruni (<em>The Al-Biruni Crater</em>).*</p>
<p><em>Penulis adalah Mahasiswa Pasca Sarjana Istitut Studi Islam Darussalam Gontor Ponorogo</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/sejarah-islam/'>sejarah islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/tokoh/'>Tokoh</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/info/'>info</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/info-islam/'>info islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/religion/'>religion</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/renungan/'>Renungan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah/'>sejarah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-peradaban/'>sejarah peradaban</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-peradaban-islam/'>sejarah peradaban islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3792/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3792/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3792/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3792/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3792/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3792/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3792/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3792/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3792/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3792/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3792/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3792/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3792/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3792/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3792&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/27/al-biruni-matematikawan-penemu-trigonometri-modern/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayatullah.com/berita/gal915928265.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Akhir Dinasti Fatimiyah (2)</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/27/akhir-dinasti-fatimiyah-2/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/27/akhir-dinasti-fatimiyah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2011 13:42:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah peradaban islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3790</guid>
		<description><![CDATA[Shirkuh dan Shalahuddin Menguasai Mesir Oleh: Alwi Alatas PASUKAN Amalric kemudian menyeberangi Sungai Nil untuk menghadapi pasukan Shirkuh. Saat Amalric dan pasukannya mulai menyeberang, Shirkuh membawa pasukannya dengan cepat ke Selatan, menyusuri Sungai Nil. Amalric dan pasukannya segera mengejar mereka. Setelah berada cukup jauh dari Kairo, Shirkuh menghentikan pasukannya dan mengatur strategi untuk berperang melawan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3790&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table width="1" border="0" cellspacing="1" cellpadding="1">
<tbody>
<tr>
<td width="74%"></td>
<td width="26%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h2>Shirkuh dan Shalahuddin Menguasai Mesir</h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="1" align="left">
<tbody>
<tr>
<td>
<h2><img src="http://hidayatullah.com/berita/gal169575703.jpg" alt="" width="300" align="left" border="2" hspace="4" vspace="4" /></h2>
</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Oleh: <strong>Alwi Alatas</strong></p>
<p>PASUKAN Amalric kemudian menyeberangi Sungai Nil untuk menghadapi pasukan Shirkuh. Saat Amalric dan pasukannya mulai menyeberang, Shirkuh membawa pasukannya dengan cepat ke Selatan, menyusuri Sungai Nil. Amalric dan pasukannya segera mengejar mereka. Setelah berada cukup jauh dari Kairo, Shirkuh menghentikan pasukannya dan mengatur strategi untuk berperang melawan pasukan musuh. Kedua pasukan kemudian berhadapan-hadapan, pasukan Shirkuh di Selatan dan pasukan lawan di Utara.</p>
<p>Shirkuh membagi pasukannya menjadi tiga bagian: satu di bagian tengah dan dua di sayap kiri dan kanan. Bagian tengah pasukan dipimpin oleh Shalahuddin. Ketika pertempuran dimulai, Shalahuddin dan pasukan di bagian tengah berpura-pura terdesak dan melarikan diri ke Selatan. Pasukan musuh mengejar mereka dengan penuh semangat. Namun tanpa mereka sadari, pasukan Shirkuh yang berada di sayap kiri dan kanan bergerak memutari mereka dan tiba-tiba sudah berada di bagian utara. <span id="more-3790"></span></p>
<p>Dengan memancing musuh jauh ke Selatan Kairo, Shirkuh hendak menjauhkan musuh dari basis kekuatan mereka di Kairo. Kini, dengan memutari musuh dan memosisikan diri di sebelah Utara musuh, Shirkuh membuat mereka sulit untuk melarikan diri ke Kairo.</p>
<p>Pada pertempuran itu, pasukan Shirkuh dapat mengalahkan pasukan musuh. Banyak tentara Kristen Yerusalem yang terbunuh dalam pertempuran itu. Walaupun begitu, Amalric dan beberapa tentaranya dapat meloloskan diri dan kembali ke Kairo. Mereka segera mempersiapkan pasukan yang baru untuk mengejar pasukan Shirkuh di selatan. Tapi sebelum mereka sempat berangkat, mereka mendapat kabar yang mengejutkan: Shirkuh dan pasukannya telah berada di ujung Utara Mesir dan telah menaklukkan kota Aleksandria di tepi Laut Tengah.</p>
<p>Mereka tidak menyangka Shirkuh dapat menggerakkan pasukannya secepat itu ke Utara. Kini mereka terpaksa mengikuti rentak yang dimainkan oleh Shirkuh. Pasukan Yerusalem dan Mesir kini bergerak ke Utara dan mengepung kota Aleksandria dari darat dan dari laut. Shirkuh dan pasukannya bertahan di kota itu selama sebulan. Lama kelamaan Shirkuh dan pasukannya mulai mengalami kesulitan. Bahan pangan semakin menipis. Mereka terkepung dan terputus hubungan dari Suriah. Jika terus dalam posisi seperti itu, mereka tentu akan kalah.</p>
<p>Nuruddin Zanki mengetahui keadaan genting sedang dihadapi oleh Shirkuh dan pasukannya di Aleksandria, tetapi ia tak bisa mengirimkan pasukan bantuan ke Mesir karena lokasi yang terlalu jauh. Namun Nuruddin melakukan sesuatu yang sangat mengganggu perhatian Amalric. Ia mengerahkan pasukannya menyerang daerah sekitar Yerusalem. Sementara itu, pada saat yang sama Shirkuh menugaskan Shalahuddin untuk memimpin pasukan utama bertahan di Aleksandria. Ia sendiri menerobos kepungan musuh bersama beberapa ratus tentaranya. Mereka bergerak ke daerah sekitar Kairo, membujuk para petani di sekitar kota itu untuk melakukan perlawanan terhadap rezim Shawar yang telah menimbulkan banyak kesusahan bagi mereka.</p>
<p>Dengan strategi tersebut, posisi pasukan Shirkuh yang tadinya dalam keadaan terdesak di satu front kini berkembang menjadi tiga front pertempuran: Alexandria, Yerusalem, dan Kairo. Pertempuran yang diharapkan akan berakhir singkat oleh pihak Amalric dan Shawar kini berubah menjadi pertempuran yang mungkin akan berlangsung lama. Shirkuh mengirimkan surat dan memberi pesan yang jelas kepada Amalric: pertempuran itu hanya memberikan keuntungan bagi Shawar dan tidak memberi keuntungan bagi mereka berdua. Amalric yang berkali-kali dibuat pening oleh rentak strategi Shirkuh yang sangat sukar ditebak terpaksa menyetujui usulan yang diberikan oleh Shirkuh. Kedua belah pihak melakukan gencatan senjata dan kembali ke negeri mereka masing-masing.</p>
<p>Pada pertempuran babak kedua ini, Shirkuh masih belum berhasil dalam misinya. Pertempuran itu, terutama pengepungan di Aleksandria, juga menyebabkan Shalahuddin merasa trauma. Pengaruh Yerusalem di Mesir menjadi semakin kuat. Upeti yang harus dibayarkan oleh Mesir kepada Yerusalem semakin besar setelah peristiwa itu. Bagaimanapun, Nuruddin Zanki dan Shirkuh berhasil menarik simpati masyarakat Mesir. Penduduk Mesir tidak menyukai kerja sama Mesir dengan Yerusalem. Upeti yang harus dibayarkan oleh Mesir sangat membebani mereka. Khalifah Fatimiyah yang masih berusia muda juga sangat tidak menyukai kebijakan Shawar yang merugikan kerajaannya itu.</p>
<p>Harapan khalifah Fatimiyah dan masyarakat Mesir kini terpusat pada Nuruddin Zanki. Mereka merasa hanya Nuruddin yang bisa diharapkan untuk membebaskan mereka dari ancaman Yerusalem. Maka Khalifah Fatimiyah mulai mengirimkan surat secara teratur kepada Nuruddin Zanki, memintanya untuk mengirim pasukan lagi ke Mesir. Tapi Nuruddin tidak ingin bertindak gegabah. Ia sudah mengirim Shirkuh dan pasukannya dua kali, tapi negeri itu tidak mudah ditaklukkan, terlebih dengan adanya campur tangan Yerusalem. Nuruddin tidak menanggapi permintaan itu dan memutuskan untuk mengamati keadaan.</p>
<p>Sikap Nuruddin yang memilih untuk bersabar sangat tepat, karena Almaric kemudian melakukan kesalahan fatal. Pada bulan Oktober 1168 banyak peziarah yang datang dari Eropa ke Yerusalem. Adanya tenaga baru ini membuat Amalric tergoda untuk segera menyerang dan menguasai Mesir. Ia pun mengerahkan pasukannya masuk ke Mesir. Kota pertama yang mereka kuasai adalah kota Bilbays. Namun di kota ini para peziarah Eropa yang menyertai pasukan itu melakukan tindakan yang kejam. Mereka membantai penduduk kota itu, termasuk perempuan dan anak-anak, Muslim dan Kristen. Sikap ini jelas sangat berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Shirkuh dan pasukannya.</p>
<p>Kejadian itu membuat penduduk Kairo bertekad untuk mempertahankan kota mereka mati-matian. Karena jika kota itu jatuh ke tangan musuh, tentu nasib mereka akan sama dengan penduduk Bilbays. Pada saat yang sama, Khalifah Fatimiyah, al-Adid, mengirimkan sebuah surat kepada Nuruddin Zanki dan mendesaknya untuk menolong Mesir. Kali ini Nuruddin bertindak cepat. Ia memerintahkan Shrikuh untuk berangkat lagi ke Mesir. Shirkuh meminta Shalahuddin menyertainya dalam misi ini yang diikuti dengan perasaan enggan oleh keponakannya itu.</p>
<p>Perjalanan pasukan Shirkuh yang ketiga kali ke Mesir memberikan kemenangan yang gemilang. Pasukan Amalric sudah sempat mengepung Kairo, tetapi merasa frustasi melihat kegigihan masyarakat Kairo bertahan. Amalric merasa khawatir pasukan Shirkuh sewaktu-waktu akan tiba dari Suriah dan berperang melawan pasukannya. Ia tentu tak pernah melupakan kegesitan dan kemahiran Shirkuh dalam mengatur strategi perang. Maka pada awal Januari 1169, sebelum pasukan Shirkuh tiba di tempat itu, Amalric menarik pasukannya dari Kairo dan kembali ke Yerusalem.</p>
<p>Dengan demikian, ketika Shirkuh dan pasukannya tiba di Kairo, musuh telah meninggalkan kota itu. Khalifah Fatimiyah dan penduduk Mesir menyambut Shirkuh sebagai pahlawan mereka. Shawar kemudian ditangkap dan dihukum mati. Shirkuh ditetapkan sebagai wazir Mesir yang baru.</p>
<p>Shirkuh sendiri ternyata tidak lama memerintah sebagai wazir negeri Mesir. Dua bulan kemudian ia meninggal dunia. Shalahuddin ditetapkan sebagai wazir yang baru. Shalahuddin kelak menghapuskan Kekhalifahan Fatimiyah pada tahun (1171), meneruskan kepemimpinan Nuruddin Zanki (1174), mendirikan Dinasti Ayyubiyah, dan membebaskan Yerusalem dari tangan orang-orang Frank (kekuatan salib) (1187).*/<em>Kuala Lumpur,  20 Ramadhan 1432/ 20 Agustus 2011<br />
</em></p>
<p>Daftar Pustaka</p>
<p>Maalouf, Amin. <em>The Crusades through Arab Eyes</em>. London: al-Saqi Books. 1984.<br />
Runciman, Steven. <em>A History of the Crusades</em>, 2: The Kingdom of Jerusalem. Cambridge: Cambridge University Press. 1987.</p>
<p><em>Penulis adalah kolumnis <a href="http://hidayatullah.com/read/18594/24/undefined/">hidayatullah.com</a>, kini sedang mengambil program doktoral bidang sejarah di Universiti Islam Antarabangsa, Malaysia</em></p>
<p><strong><a href="http://hidayatullah.com/read/18563/22/08/2011/shirkuh-dan-shalahuddin-menguasai-mesir--.html">Tulisan Pertama </a></strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/kepemimpinan/'>kepemimpinan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/sejarah-islam/'>sejarah islam</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/artikel/'>artikel</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah/'>sejarah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-peradaban/'>sejarah peradaban</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-peradaban-islam/'>sejarah peradaban islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3790/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3790/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3790/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3790&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/27/akhir-dinasti-fatimiyah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayatullah.com/berita/gal169575703.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Akhir Dinasti Fatimiyah (1)</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/27/3786/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/27/3786/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2011 13:33:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan anak]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah islam]]></category>
		<category><![CDATA[info pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah peradaban islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3786</guid>
		<description><![CDATA[Shirkuh dan Shalahuddin Menguasai Mesir Oleh: Alwi Alatas DINASTI Fatimiyah didirikan di pusat wilayah Ifriqiya (Tunisia) pada tahun 909. Pada tahun 969, dinasti ini berhasil menguasai Mesir dan memindahkan pusat kekuasaannya ke Kairo. Dinasti Fatimiyah berhaluan Syi&#8217;ah Ismailiyah. Ia mengklaim kekhalifahan atas dunia Islam dan tidak mengakui kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad yang berfaham Sunni. Selama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3786&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table width="1" border="0" cellspacing="1" cellpadding="1">
<tbody>
<tr>
<td width="74%"></td>
<td width="26%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Shirkuh dan Shalahuddin Menguasai Mesir</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="1" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><img src="http://hidayatullah.com/berita/gal424156075.jpg" alt="" width="300" align="left" border="2" hspace="4" vspace="4" /></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Oleh: <strong>Alwi Alatas</strong></p>
<p>DINASTI Fatimiyah didirikan di pusat wilayah Ifriqiya (Tunisia) pada tahun 909. Pada tahun 969, dinasti ini berhasil menguasai Mesir dan memindahkan pusat kekuasaannya ke Kairo. Dinasti Fatimiyah berhaluan Syi&#8217;ah Ismailiyah. Ia mengklaim kekhalifahan atas dunia Islam dan tidak mengakui kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad yang berfaham Sunni.</p>
<p>Selama delapan dekade berikutnya, kekuasaan Dinasti Fatimiyah terus menguat dan meluas. Sepanjang paruh pertama abad ke-11, wilayah kekuasaannya mencakup Mesir, Afrika Utara (Ifriqiya), Suriah, Palestina, Yaman, dan Hijaz, termasuk Makkah dan Madinah. Sementara pada masa yang sama, kekuasaan Dinasti Abbasiyah terus mengalami kemerosotan dan wilayahnya terpecah-pecah dalam banyak kesultanan yang bersifat otonom.<span id="more-3786"></span></p>
<p>Namun pada pertengahan abad ke-11, keadaan berbalik. Dinasti Fatimiyah mulai mengalami kemerosotan dan dinasti Abbasiyah mulai menguat kembali. Sejak tahun 1050-an, kekuasaan politik dan militer Kekhalifahan Abbasiyah dikendalikan oleh orang-orang Turki Bani Saljuk. Mereka berhasil mengambil alih wilayah Suriah, Palestina, dan Hijaz dari tangan Fatimiyah. Proses ini sempat terhenti dengan terjadinya perpecahan di kalangan emir-emir Turki Saljuk dan terjadinya Perang Salib pada penghujung abad ke-11. Bagaimanapun, Dinasti Fatimiyah tidak pernah bangkit lagi setelah itu dan keadaannya terus mundur hingga tumbangnya dinasti ini pada tahun 1171.</p>
<p>Pada akhir masa Dinasti Fatimiyah, wilayah kekuasaannya hanya tinggal meliputi Mesir saja. Konflik dan intrik politik semakin sering terjadi. Pergantian kekuasaan antara wazir (perdana menteri) yang lama kepada wazir yang baru sering diwarnai oleh pertumpahan darah. Khalifah Fatimiyah sendiri sering terlibat dalam intrik politik menjatuhkan wazirnya dan mengangkat wazir yang baru dan membuat keadaan di negeri itu menjadi tidak stabil.</p>
<p>Pada tahun 1162, Mesir dipimpin oleh seorang wazir bernama Shawar. Tapi setelah sembilan bulan berkuasa, Shawar disingkirkan dari kedudukannya digantikan oleh seorang bernama Dirgham. Shawar melarikan diri ke Suriah dan meminta suaka politik pada Nuruddin Zanki. Nuruddin Zanki merupakan seorang pemimpin Sunni yang shalih dan pada masa itu berhasil menyatukan kekuatan di Suriah dalam menghadapi kekuatan salib.</p>
<p>Selama berada di Suriah, Shawar berulang kali membujuk Nuruddin Zanki agar membantunya merebut kekuasaan kembali di Mesir. Nuruddin tidak menanggapi permohonan Shawar, karena hal itu akan memecah kekuatannya dalam menghadapi kekuatan salib yang berpusat di Yerusalem. Selain itu, posisi Mesir dibatasi oleh wilayah kekuasaan Kristen di Yerusalem, sehingga pengiriman pasukan ke Mesir bisa membahayakan keberadaan pasukan itu sendiri karena sulitnya pengiriman pasukan bantuan ke sana.</p>
<p>Tapi Nuruddin berubah pikiran ketika Kerajaan Yerusalem yang dipimpin oleh Amalric mulai melakukan invasi ke Mesir. Amalric rupanya melihat melemahnya dinasti Fatimiyah sebagai peluang untuk menaklukkan negeri yang kaya itu.</p>
<p>Dengan alasan Mesir terlambat membayar upeti kepada Yerusalem, Amalric mengerahkan pasukannya untuk merebut kota Bilbays di Mesir beberapa bulan setelah jatuhnya Shawar dari kekuasaan. Upaya Amalric ketika itu gagal dan pasukannya kembali tanpa hasil.</p>
<p>Namun hal ini membuat Nuruddin khawatir. Jika Amalric kembali menyerang dan berhasil menguasai Mesir, maka hal itu akan membuat kerajaan Yerusalem semakin kuat dan semakin berbahaya bagi Muslim di Suriah. Nuruddin akhirnya menyetujui tawaran Shawar untuk membantunya merebut kekuasaan di Mesir. Sebagai balasannya, Shawar berjanji akan mengakui kepemimpinan Nuruddin, membayar seluruh biaya perang, dan memberikan sepertiga pendapatan mesir kepada Nuruddin. Apa yang terjadi berikutnya adalah sebuah drama memperebutkan Mesir antara pasukan Muslim Suriah dan pasukan Kristen Yerusalem.</p>
<p>Untuk menjalankan tugas ini, Nuruddin menunjuk Shirkuh, jenderal utamanya yang sekaligus merupakan paman Shalahuddin. Shirkuh merupakan seorang jenderal militer yang berpengalaman. Ia menyambut tugas ini dengan antusias dan berangkat ke Mesir bersama Shawar dan sepuluh ribu tentara. Pasukan Shirkuh menguasai kota Bilbays pada tanggal 24 April 1164 dan memasuki Kairo seminggu kemudian. Dirgham terbunuh dalam peristiwa itu dan Shawar kembali dikukuhkan sebagai wazir Mesir.</p>
<p>Tapi setelah semua itu, Shawar mengingkari janjinya. Kini ia merasa khawatir dengan keberadaan pasukan Shirkuh yang sangat kuat dan memintanya meninggalkan negeri itu. Tentu saja Shirkuh tidak mau melakukannya dan menagih janji Shawar. Secara diam-diam, Shawar justru meminta Amalric mengirimkan pasukan untuk membantunya. Hal itu membuat Shirkuh terpaksa menarik pasukannya mundur dari Mesir, karena kekuatan pasukannya tak mencukupi untuk menghadapi pasukan Yerusalem dan Mesir sekaligus.</p>
<p>Shirkuh tidak pernah melupakan peristiwa itu. Ia berkali-kali meminta izin Nuruddin untuk kembali ke Mesir dan membalas perbuatan Shawar. Terlebih lagi, setelah kejadian itu, cengkeraman Yerusalem atas Mesir menjadi semakin kuat. Kesempatan itu akhirnya datang pada awal tahun 1167. Semakin kuatnya pengaruh Yerusalem atas Mesir membuat Nuruddin menyetujui permintaan Shirkuh untuk kembali membawa pasukannya ke Mesir.</p>
<p>Shirkuh segera menghimpun pasukannya. Kali ini ia mengajak keponakannya yang masih berusia 29 tahun, yaitu Shalahuddin al-Ayyubi. Pada pertempuran kali ini, Shirkuh akan menunjukkan kehandalan militer yang luar biasa dalam menghadapi musuh yang lebih besar dan lebih kuat.</p>
<p>Amalric yang mengetahui rencana kedatangan Shirkuh berangkat dan tiba lebih dulu di Kairo pada awal tahun 1167. Pasukan gabungan Yerusalem dan Mesir menanti kedatangan pasukan Shirkuh di sisi Timur kota Kairo, karena dari arah inilah semestinya Shirkuh dan pasukannya akan tiba. Tapi tanpa diduga, Shirkuh melakukan gerakan memutar ke Selatan, menyeberangi Sungai Nil, dan tiba di sisi Barat kota Kairo yang dibatasi oleh sungai.</p>
<p>Amalric dan Shawar sangat terkejut saat mengetahui lawan mereka tiba-tiba sudah berada di belakang mereka. Shirkuh mengirim seorang utusan dan sebuah surat kepada Shawar, mengingatkannya agar melepaskan ikatannya dengan Amalric dan bekerja sama dengannya dalam memerangi pasukan salib. Namun Shawar bukan hanya menolak tawaran ini, ia bahkan membunuh utusan Shirkuh dan menunjukkan surat dari Shirkuh kepada Amalric untuk menunjukkan kesetiaannya pada Raja Yerusalem itu. */ <em>Kuala Lumpur, 20 Ramadhan 1432/ 20 Agustus 2011. </em><strong>Bersambung ke <a href="http://hidayatullah.com/read/18594/24/08/2011/shirkuh-dan-shalahuddin-menguasai-mesir--.html">Tulisan Kedua</a></strong><em></em></p>
<p>Penulis adalah kolumnis <a href="http://hidayatullah.com/read/18563/22/undefined/">hidayatullah.com</a>, kini sedang mengambil program doktoral bidang sejarah di Universiti Islam Antarabangsa, Malaysia</p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/perkembangan-anak/'>perkembangan anak</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/sejarah-islam/'>sejarah islam</a> Tagged: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/info-pendidikan/'>info pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/pengetahuan/'>pengetahuan</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah/'>sejarah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-islam/'>sejarah islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-peradaban/'>sejarah peradaban</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/tag/sejarah-peradaban-islam/'>sejarah peradaban islam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3786/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3786/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3786&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/27/3786/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayatullah.com/berita/gal424156075.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dicari! Pemimpin yang Tahan Uji</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/25/dicari-pemimpin-yang-tahan-uji/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/25/dicari-pemimpin-yang-tahan-uji/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 13:41:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3748</guid>
		<description><![CDATA[&#160; oleh: Shalih Hasyim KEBERHASILAN profesi apapun menuntut dua persyaratan pokok secara minimal. Pertama, komitmen terhadap nilai moral, pengabdian, keikhlasan, pengorbanan, kejujuran, dan nilai-nilai immaterial lainnya. Kedua, komitmen terhadap kode etik profesi. Inilah yang dinamakan profesional. Dalam al-Quran mengindikasikan seseorang yang memiliki daya nalar (intlektualitas) yang tinggi dan dorongan moral (integritas) yang kuat di namakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3748&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="1" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><img src="http://hidayatullah.com/berita/gal975903191.jpg" alt="" width="300" align="left" border="2" hspace="4" vspace="4" /></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"><img src="http://hidayatullah.com/read/18507/17/08/2011/images/spacer.gif" alt="" width="1" height="1" /></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"><img src="http://hidayatullah.com/read/18507/17/08/2011/images/spacer.gif" alt="" width="1" height="1" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>oleh: <strong>Shalih Hasyim </strong></p>
<p>KEBERHASILAN profesi apapun menuntut dua persyaratan pokok secara minimal. Pertama, komitmen terhadap nilai moral, pengabdian, keikhlasan, pengorbanan, kejujuran, dan nilai-nilai immaterial lainnya.</p>
<p>Kedua, komitmen terhadap kode etik profesi. Inilah yang dinamakan profesional. Dalam al-Quran mengindikasikan seseorang yang memiliki daya nalar (intlektualitas) yang tinggi dan dorongan moral (integritas) yang kuat di namakan rosyid.   Istilah yang berkembang belakangan ini adalah sosok yang cerdas batinnya (IS) dan cerdas otaknya (IE). Demikian pula persyaratan yang harus melekat pada totalitas kepribadian pemimpin yang islami.</p>
<p>Keharusan melengkapi kedua persyaratan di atas, karena seorang pemimpin disamping ia bertanggungjawab secara vertical (Allah), sekaligus bertanggungjawab secara horizontal (masyarakat yang dipimpinnya).</p>
<p>Al Mawardi pada abad XI mengatakan bahwa sesungguhnya kepemimpinan itu terikat oleh kontrak sosial antara masyarakat pada satu sisi dengan pemimpin pada sisi lain, juga kontrak/perjanjian dengan Allah Swt.</p>
<p><span id="more-3748"></span></p>
<p>t وَقَالَ لَهُمْ نَبِيُّهُمْ إِنَّ اللّهَ قَدْ بَعَثَ لَكُمْ طَالُوتَ مَلِكاً قَالُوَاْ أَنَّى يَكُونُ لَهُ الْمُلْكُ عَلَيْنَا وَنَحْنُ أَحَقُّ بِالْمُلْكِ مِنْهُ وَلَمْ يُؤْتَ سَعَةً مِّنَ الْمَالِ قَالَ إِنَّ اللّهَ اصْطَفَاهُ عَلَيْكُمْ وَزَادَهُ بَسْطَةً فِي الْعِلْمِ وَالْجِسْمِ وَاللّهُ يُؤْتِي مُلْكَهُ مَن يَشَاءُ وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ</p>
<p><em>&#8220;Nabi mereka mengatakan kepada mereka: &#8220;Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu.&#8221; mereka menjawab: &#8220;Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?&#8221; Nabi (mereka) berkata: &#8220;Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa.&#8221; Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Allah Maha luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.”</em> (QS: Al-Baqarah (2) : 247).</p>
<p>Yang dimaksud <em><strong>basthatan fil ilmi </strong></em>disini bukan menguasai segala ilmu. Apalagi dengan sedemikian luasnya cabang-cabang ilmu pengetahuan sekarang. Sehingga tidak mungkin seseorang menguasai segala ilmu. Tetapi ilmu disini yang berkaitan dengan tugas kepemimpinan. Yaitu ilmu yang menitik beratkan pada  metode penggalian dan penempatan potensi personel yang dipimpin. Itulah yang dikenal dengan ilmu menejemen.</p>
<p>Umar bin Khathab ketika menjabat sebagai khalifah pernah mengakui secara terus terang tentang kelebihan Abu Bakar  dalam menempatkan anggota. Abu Bakar telah memilih Khalid bin Walid menjadi panglima perang, Umar tidak sepakat. Umar tidak menyukai beberapa karakter Khalid, yaitu pemahaman keagamaannya kurang <em>faqih </em>(mendalam). Sepeninggal Abu Bakar, dan dia naik menggantikannya, maka intruksi pertama kali yang dilakukan adalah menurunkan Khalid dari jabatannya. Khalid menyerahkan jabatannya dengan <em>sami’na wa atho’na </em>(patuh) kepada penggantinya, yuniornya yang lebih alim darinya, Abu Ubaidah.</p>
<p>Bertahun-tahun kemudian, setelah Khalid bin Walid wafat, Umar menyadari bahwa Abu Bakar lebih ahli darinya. Abu Bakar lebih berilmu dalam meletakkan orang  sesuai dengan potensi (<em>thoqoh</em>) dan bakat (<em>syakilah</em>) yang dimilikinya. “<em>The right man ini the right plece”, </em>begitu istilah orang Barat.</p>
<p>Sekalipun Abu Ubaidah lebih alim dalam urusan keagamaan, tetapi ilmu dan pengalaman perang yang dimiliki Khalid tidak ada tandingannya. Itulah maksud ilmu pada ayat diatas menurut Ibnu Taimiyah dalam salah satu karyanya, <em>as Siasah as Syar’iyah.</em></p>
<p><strong>Basthatan fil jismi </strong>juga berarti kesehatan, ketampanan, yang menarik simpati. Ulama-ulama fiqh banyak berpendapat bahwa seseorang yang pisiknya cacat (invalid) jangan diangkat menjadi pemimpin. Kecuali cacat yang dideritanya di dalam peperangan, akibat bertempur di medan laga dalam melaksanakan tugas.</p>
<p>Dua sifat yang menonjol dalam diri Rasulullah Saw. adalah gabungan dari kedua sifat diatas. Perpaduan antara integritas, kredibilitas dan kompentensi (keahlian).</p>
<p><strong>Sifat yang pertama </strong>mengisyaratkan komitmen beliau dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keikhlasan, kejujuran, keadilan, pengabdian, pengorbanan, sabar, tekun beribadah dll. yaitu : Shiddiq, artinya : kesungguhan dan kebenaran dalam berucap dan bersikap serta berjuang menjalankan tugasnya. Amanah, artinya : memelihara kepercayaan yang diberikan oleh Allah dan ummat yang dipimpinnya. Sehingga tercipta suasana aman bagi semua kalangan.</p>
<p><strong>Dua sifat yang terakhir </strong>mengindikasikan pada kualitas keterikatannya tehadap kode etik profesi. <em>Tabligh, </em>artinya : memiliki kemampuan dalam berkomunikasi. Menyampaikan sesuatu dengan jujur dan bertanggungjawab (transparan). Tidak ada yang ditutup-tutupi. Kebenaran itu milik semua orang. <em>Fathonah, </em>artinya: memiliki kecerdasan dalam menghadapi dan memecahkan persoalan yang muncul dengan cepat dan tepat.</p>
<p>Jadi, seorang pemimpin yang islami tidak saja memiliki kemampuan memikul amanah dari Allah, juga mempunyai keahlian dalam jabatan yang akan dipikul.</p>
<p>Kesalahan menejeman dalam memikul amanah yang diberikan oleh Allah, insya Allah, Allah akan mengampuninya, jika yang bersangkutan bertaubat dengan sungguh-sungguh (<em>taubatan nashuhah</em>). Karena Allah Maha Pengampun (Ghafur), Penerima Taubat (Tawwab) dan Maha Pegasih dan Maha Penyayang (Ar Rahman Ar Rahim).</p>
<p>Bahkan seluruh surat dalam al-Quran (kecuali surat at Taubah) diawali dengan bismillahirrahmanirrahim.</p>
<p>Sedangkan kesalahan terhadap ummat yang dipimpinnya, seharusnya diselesaikan dengan meminta maaf di dunia ini. Jika ini tidak dilakukan maka kepemimpinan itu akan berakhir dengan penyesalan yang tiada akhir (<em>nadamah</em>), kutukan/hujatan di dunia dan siksa di akhirat. Di dunia akan menjadi bahan cercaan oleh generasi yang akan datang dan di akhirat masuk neraka. Na’udzu billah min zhalik. Sebab pada dasarnya karakter dasar manusia itu tidak pemaaf (pendendam). Cukup sudah contoh yang diberikan Allah kepada Orde Baru di era  Soeharto dan Mesir di era Husni Mubarak.</p>
<p>Begitu beratnya <em>amanah imamah </em>(kepemimpinan), sahabat Abu Dzar pernah mendapat teguran dari Nabi Saw. &#8220;Wahai Abu Dzar, sesungguhnya engkau lemah (tidak mampu memangku jabatan itu), padahal jabatan itu adalah amanah, ia adalah nista dan penyesalan, kecuali yang menerimanya dengan hak (sesuai dengan sistem dan mekanisme yang berlaku) dan menunaikan kewajibannya.&#8221;</p>
<p>Bahkan Rasulullah Saw tidak memberikan dan melarang memberi jabatan kepada orang yang memintanya dan berambisi untuk mendudukinya (al Hadits). Kecuali meminta jabatan kepada Allah, karena melihat negara dalam keadaan krisis, seperti permohonan Nabi Yusuf untuk menjadi bendaharawan negara.</p>
<p>قَالَ اجْعَلْنِي عَلَى خَزَآئِنِ الأَرْضِ إِنِّي حَفِيظٌ عَلِيمٌ</p>
<p>Berkata Yusuf : <em>“Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir), sesungguhnya aku orang yang pandai menjaga lagi berpengetahuan.” (</em>QS. Yusuf (12) : 55).</p>
<p>Dan banyak lagi ayat lain yang menjelaskan sifat seorang pemimpin, diantaranya terdapat pada (QS. Al Baqoroh : 124, 146), (QS. Yusuf : 54), (QS. Shad : 22 dan 26), (QS. As Sajdah : 24), (QS. Al Anbiya : 73). (QS. Al Qoshosh : 26-27).</p>
<p>Bandingkanlah dengan yang terjadi sekarang ini. Semua orang berlomba-lomba minta dipilih.</p>
<p>Fungsi Kepemimpinan</p>
<p>Jika kita merujuk kepada al-Quran dan as Sunnah kita mendapati istilah yang menggambarkan fungsi sebuah kepemimpinan. Di antaranya adalah, <em>imam, waly al-amri </em>dan <em>khalifah</em>.</p>
<p>Kata imam diambil dari kata <em>amma, ya-ummu </em>artinya : menuju dan meneladani. Dari akar kata tersebut lahir kata <em>umm </em>(ibu) dan ummat (masyarakat).</p>
<p>Pemimpin disebut imam atau <em>umm </em>karena kepadanya ummat merujuk, meneladani dan menaruh harapan serta menyerahkan dirinya untuk dikomando. Sedangkan anggota yang dipimpinnya disebut ummat. Karena usaha pemimpin selayaknya berorientasi kepada kemaslahatan masyarakat banyak.</p>
<p>Jika seorang pemimpin lebih mementingkan diri dan keluarganya dan melebihkan  jatahnya, dan biasanya di awali dari penyimpangan distribusi wewenang dan ekonomi, ia adalah pemimpin munafiq. Sebagaimana yang pernah disabdakan Rasulullah Saw. Dalam salah satu haditsnya :</p>
<p>اَلْمُؤْمِنُ  يَأْكُلُ فِي مِعًي وَاحِدٍ وَاْلُمنَافِقُ يَأْكُلُ فِي سَبْعَةِ اَمْعَاءٍ</p>
<p><em>“Orang mukmin itu makan dengan (jatah) satu perut, tetapi orang munafiq itu makan dengan (jatah) tujuh perut.”</em> [al Hadits]</p>
<p>Bisa dibayangkan, makan dengan tujuh perut. Itu artinya jatah enam perut orang lain terampas dalam sekali makan. Baik kualitas dan jumlahnya. Sehari makan tiga kali, berarti mengambil 18 jatah perut orang lain. Dalam satu tahun pemimpin munafiq itu telah mengambil 365 X 18 jatah perut orang lain, sama dengan merampas jatah 6570 perut orang lain. Itu baru perampasan yang dilakukan oleh satu tiran yang munafiq dalam setahun. Jika berkuasa selama lebih dari 30 tahun, bisa dikalkulasi sendiri jumlah kekayaan yang dirampas.</p>
<p>Kata Imam Al Ghozali, perut kekenyangan akan menimbulkan penyakit jasmani dan ruhani. Dari sini akan membangkitkan syahwat di bawah perut. Serakah terhadap harta, kedudukan, nafsu seksual. Sehingga jabatan akan dikejar dengan segala cara (machiavelli), berpola dengan tujuh perut. Ia akan berobsesi mempertahankan stutus quo yang diduduki dan kekayaan sampai tujuh turunan.</p>
<p>Hasil rampasan jatah enam perut orang lain itu merupakan bagian yang tidak halal. Sehingga makanan itu akan mengalir menjadi butiran-butiran darah dan memintal benda-benda halus untuk disuplai ke syaraf yang berpusat pada otak. Jika bahan bakunya tidak halal, maka memantulkan pemikiran yang rakus, serakah dan culas. Penyakit KKN, money politic, yang menjadi simbol kerusakan moral pejabat di negeri yang kaya raya ini, adalah akibat dari hasil perampasan enam jatah perut orang lain.</p>
<p>Seorang filusuf, penyair, pemahat, pelukis dan insinyur Leonardo da Vinci yang pernah menghasilkan lukisan yang dianggap mengagumkan, Mona Lisa, mengatakan: Orang yang jahat perangainya itu tidaklah pantas mempunyai struktur tubuh demikian lengkap menurut susunan anatomi manusia. Baginya cukuplah bila di bawah kepalanya tergantung sebuah kantong besar berisi makanan yang masuk dan makanan yang keluar. Hanya pemimpin dan ummat yang tahan lapar, tahan uji, visioner, akan memiliki kekuatan mental untuk melanjutkan perjuangan, sekalipun jumlahnya sedikit secara kuantitas (QS. Al Baqoroh : 249)</p>
<p><em>Waly al-amri </em>terdiri dari dua kata yaitu <em>waly </em>yang mempunyai arti pemilik, pelindung dan teman akrab. <em>Al Amri  </em>bermakna perintah atau urusan. Dengan demikian tugas pemimpin sepatutnya amanah terhadap urusan orang banyak dan peka terhadap aspirasi mereka serta menyelesaikannya secara cepat dan tepat (proporsional).</p>
<p>Sedangkan kata khalifah  berasal dari kata <em>khalafa </em>yang berarti belakang. Yakni memiliki fungsi menggantikan. Ini berarti seorang pemimpin dituntut berorientasi pada penyiapan kader sebagai pelanjutnya. Kader adalah seseorang yang telah memiliki kesiapan untuk melaksanakan tugas-tugas penting kepemimpinan. Ibrahim memberikan perintah kepada Ismail untuk disembelih, ketika ia sudah mampu mengambil alih tugasnya untuk membawa naik ternak gembalaannya ke atas gunung.</p>
<p>Syu’aib juga menikahkan puterinya dengan Musa, setelah terlihat pada diri Musa kualitas pribadi ideal. Sifat Al-Qowi, terbukti berhasil menggantikan posisi Syu’aib yang telah berusia lanjut selama 8 tahun. Dan Al-Amin, ia mampu menundukkan pandangan ketika terlihat aurat puteri Syuaib yang menyusulnya (Zifora) tanpa di sengaja (QS. Al Qoshosh : 26-27). Bahkan keberhasilan sebuah kepemimpinan diukur dari diantaranya, ketrampilannya dalam menyiapkan pengganti (mengkader).</p>
<p>Ketiga istilah yang dipaparkan di atas secara tidak langsung melukiskan fungsi pemimpin yang ideal. Berada di depan menjadi panutan, pada saat yang lain terjun langsung di tengah-tengah ummat untuk mengamati dari dekat kondisi riil ummat dan memecahkan permasalahan yang dihadapinya. Bahkan sekali waktu berada di belakang untuk mendorong dan memotivasi sekaligus mengikuti yang menjadi aspirasi rakyatnya. Dengan pendekatan ini seorang pemimpin menjadi mengakar, didukung dan dicintai masyarakat yang dipimpinnya (<em>legitimed</em>). Bukan pemimpin yang munafiq. Yang secara formalitas struktural mangkat, tetapi tidak dicintai bawahannya. Pemimpin yang pandai berretorika, tetapi menyimpan keinginan untuk mengeksploitasi ummat.</p>
<p>Pemimpin juga tak sering-sering mengeluh atau cengeng. Bisa dibayangkan, bagaimana rakyatnya jika pemimpinnya saja sering mengeluh. Jika ada yang demikian, maka, boleh jadi ia hanya akan melahirkan rakyat dan bangsa yang lemah. Sebab, dari atasannya saja, sudah tak punya motivasi.</p>
<p><em>Penulis adalah kolomnis hidayatullah.com, tinggal di Kudus, Jawa Tengah<br />
</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/hikmah/'>hikmah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/renungan/'>Renungan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3748/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3748&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/25/dicari-pemimpin-yang-tahan-uji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayatullah.com/berita/gal975903191.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://hidayatullah.com/read/18507/17/08/2011/images/spacer.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://hidayatullah.com/read/18507/17/08/2011/images/spacer.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lima Pola Hubungan Muslim terhadap Islam</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/24/lima-pola-hubungan-muslim-terhadap-islam/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/24/lima-pola-hubungan-muslim-terhadap-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 12:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3746</guid>
		<description><![CDATA[&#160; oleh:   Sholih Hasyim Semenjak kecil, kita sudah Muslim. Namun kebanyak di antara kita, menjadi Muslim karena keturunan. Maksudnya, karena kakek dan bapak-ibu kita sudah Muslim. Bukan menjadi Muslim atas kesadaran sendiri. Karena itu jangan heran, di lapangan dan di sekitar kita, jutaan orang mengaku Muslim, namun semua tindak-tanduknya, sesungguhnya sangat tak mencerminkan sikap sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3746&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="1" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><img src="http://hidayatullah.com/berita/gal835250393.jpg" alt="" width="300" align="left" border="2" hspace="4" vspace="4" /></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"><img src="http://hidayatullah.com/read/18620/25/08/2011/images/spacer.gif" alt="" width="1" height="1" /></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"><img src="http://hidayatullah.com/read/18620/25/08/2011/images/spacer.gif" alt="" width="1" height="1" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>oleh:   <strong>Sholih Hasyim</strong></p>
<p>Semenjak kecil, kita sudah Muslim. Namun kebanyak di antara kita, menjadi Muslim karena keturunan. Maksudnya, karena kakek dan bapak-ibu kita sudah Muslim. Bukan menjadi Muslim atas kesadaran sendiri.</p>
<p>Karena itu jangan heran, di lapangan dan di sekitar kita, jutaan orang mengaku Muslim, namun semua tindak-tanduknya, sesungguhnya sangat tak mencerminkan sikap sebagai orang Muslim. Seperti sinetron salah satu TV swasta, Islam KTP. Identitas Islam hanya di kartu tanda penduduknya saja.</p>
<p>Seorang berprediket Muslim yang benar, setidaknya ia harus memiliki lima pola hubungan dan sikap terhadap Islam atau <em>manhajut talaqqi lil Islam</em>.</p>
<p><strong>Pertama</strong>: Seorang muslim adalah orang yang berlepas diri dari kemusyrikan (selingkuh kepada-Nya) dan kekafiran (ingkar kepada Allah SWT).</p>
<p><span id="more-3746"></span></p>
<p>اشْتَرَوْاْ بِآيَاتِ اللّهِ ثَمَناً قَلِيلاً فَصَدُّواْ عَن سَبِيلِهِ إِنَّهُمْ سَاء مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ</p>
<p>لاَ يَرْقُبُونَ فِي مُؤْمِنٍ إِلاًّ وَلاَ ذِمَّةً وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُعْتَدُونَ</p>
<p><em>&#8220;Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, Maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.&#8221;</em> (QS. At Taubah: 10- 11).</p>
<p>Ayat ini menegaskan bahwa muslim adalah orang yang telah mentauhidkan Allah SWT dan tidak menyekutukan-Nya, selalu mengingat-Nya dan tidak melupakan-Nya, mendekati-Nya dan tidak menjauhi-Nya, mensyukuri nikmat-Nya dan tidak mengingkari-Nya (mu’taqodat), memuji-Nya dan tidak mencela-Nya, mengagungkan-Nya dan tidak merendahkan-Nya, menomorsatukan-Nya dan tidak menduakan-Nya, serius menyambut seruan-Nya dan tidak menyepelekan-Nya. Kemudian mendirikan shalat, menunaikan zakat (al-Jawarih).</p>
<p>Shalat berkaitan dengan waktu tertentu, zakat berkaitan dengan nishab dan kemampuan. Sedangkan membebaskan diri dari belenggu/jeratan kemusyrikan dan kekafiran adalah kewajiban selama-lamanya, kapanpun dan dimanapun. Tidak terikat dengan ruang dan waktu.</p>
<p>Muslim yang benar adalah ketika anti kemusyrikan, kekafiran, anti hukmul jahiliyyah, dhannul jahiliyyah, syakwal jahiliyyah, hamiyyatul jahiliyyah, tabarrujul jahiliyyah, da’wal jahiliyyah dan memproklamirkan kalimat tauhid “ LA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH”.</p>
<p>Sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Abu Malik al-Asyja’i bahwa Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p>مَنْ قاَلَ لاَ الَهَ الا الله وَكَفَرَ بما يعبد من دون الله حَرَم اللهُ دَمُهُ وَماَلُهُ وَحساَبُهُ عَلَى الله</p>
<p><em>&#8220;Barangsiapa mengikrarkan laa ilaaha illallah dan dia mengingkari segala perhitungannya terserah Allah SWT.&#8221;</em> (HR. Muslim).</p>
<p><strong>Kedua</strong>: Seorang muslim adalah seorang yang memiliki keterikatan yang kuat (<em>iltizam</em>) dengan kalimat tauhid yang telah diucapkan</p>
<p>Kunci masuk Islam adalah mengikrarkan kalimat tauhid. Orang disebut muslim ketika dia sudah bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang <em>maujud</em> (eksis), yang berhak disembah kecuali Allah SWT dan Muhammad adalah utusan Allah SWT. Tetapi syahadat itu tidak sekedar diucapkan di bibir. Tetapi pernyataan menuntut kenyataan dan pembuktian di lapangan kehidupan (<em>waqi’ul hayah</em>). Orang muslim ketika dia sudah berpegang teguh dengan kalimat “la ilaaha illallah” yang dia ikrarkan. Orang disebut berpegang teguh dengan kalimat tauhid, jika ia ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah SWT.<br />
لاَ إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدمِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىَ لاَ انفِصَامَ لَهَا وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ</p>
<p><em>&#8220;Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. karena itu Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut [syetan dan apa saja yang disembah selain Allah SWT] dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.&#8221; </em>(QS. Al Baqarah: 256).</p>
<p>Ayat ini menegaskan bahwa seorang dikatakan berpegang teguh dengan kalimat thayyibah ketika ia mengingkari thaghut dan hanya beribadah kepada Allah SWT. Mendarmabaktikan hidup dan matinya hanya untuk Allah SWT. Inilah makna tauhid, ketika orang disebut muslim adalah yang mengamalkan makna kalimat yang terkandung didalamnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div>
<div> قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِين لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَاْ أَوَّلُ الْمُسْلِمِي َ</div>
<div></div>
</div>
<div>
<div><em>&#8220;Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian Itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).</em>&#8221; (QS. Al Anam: 162-163).</div>
</div>
<p>&nbsp;<br />
Ayat tersebut ditegaskan bahwa orang muslim adalah orang yang menyerahkan shalat, seluruh ibadah dan pengabdiannya, hidup dan matinya, hanya untuk Allah SWT dan tidak menyekutukan-Nya. Ini pula makna tauhid. Yaitu menghambakan dirinya hanya kepada Allah semata dan selingkuh kepada-Nya. Ini makna Islam. Yakni tunduk dan taat kepada-Nya.</p>
<p>Jadi, jika belum membenarkan dan mengamalkan kalimat tauhid (yang tergambar dalam rukun iman), belum mengamalkan Islam (yang tercermin dalam rukun Islam), bukanlah disebut muslim. Islam adalah gabungan dari keyakinan dan amal, aqidah dan syariat, lahir dan batin, i’tiqad dan ibadah.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>: Seorang muslim adalah orang yang mengamalkan rukun-rukun (pilar-pilar Islam).</p>
<p>Sudah kita maklumi bahwa rukun Islam ada lima bagian. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abdullah bin Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p>بُنيَ الاسْلامُ عَلَى خَمْس : شَهاَدَةُ أنْ لاَالَهَ الاالله وَأن مُحمدا رَسُوْلُ الله وَاقاَمَةُ الصلاة وَايتاءُ الزكاة وَحج الْبَيت وَصَوْم رَمَضانَ</p>
<p><em>&#8220;Islam itu didirikan diatas lima dasar, yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berhaji ke baitullah dan puasa Ramadhan.&#8221;</em></p>
<p> Hadits ini menjelaskan tentang rukun-rukun Islam. Para ulama juga sepakat rukun Islam ada lima. Sekalipun ada yang menambah jihad, diantaranya Abul Ala Al Maududi, Prof Dr. Buya Hamka. Islam tidak akan berdiri tegak pada diri seseorang kecuali menegakkan rukun-rukun tersebut. Dalam ilmu fiqh, rukun adalah amalan yang harus ada agar amalan tersebut dikatakan sah. Misalnya ruku’ dan sujud. Shalat seseorang tidak sah jika tidak melakukan ruku’ dan sujud. Demikian pula, keislaman seseorang menjadi batal, jika meninggalkan salah satu rukun Islam. Jadi pondasi Islam adalah kalimat tauhid (yang dirangkaikan dengan rukun iman) dan pilar-pilar pondasinya adalah rukun Islam. Bangunan Islam yang tidak menggunakan pondasi yang kuat dan tidak disangga oleh tiang-tiangnya bagaikan rumah pasir. Atau laksana permukaan balon. Akan mudah roboh dan hancur serta meletus.</p>
<p><strong>Keempat</strong>: Orang muslim adalah orang yang tunduk dan patuh kepada syariat Allah SWT</p>
<p>Orang muslim adalah orang yang taat kepada hukum-hukum (syariat) yang diturunkan oleh Allah SWT. Keislaman seseorang itu menuntut kepasrahan total kepada hukum tersebut. Dan menjalankan secara konsekwen. Jika seorang muslim meragukan dan melecehkan hukum Allah SWT, rukun iman, rukun islam, pakaian takwa (libasut taqwa), sebenarnya ia bukanlah disebut muslim/muslimah.</p>
<p>أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُواْ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَن يَتَحَاكَمُواْ إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُواْ أَن يَكْفُرُواْ بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَن يُضِلَّهُمْ ضَلاَلاً بَعِيداً<br />
<em>&#8220;Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? mereka hendak berhakim kepada thaghut. </em><em>Padahal mereka telah diperintah mengingkari Thaghut itu. dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.&#8221; </em>(QS. An Nisa: 60)</p>
<p>Thoghut, adalah yang selalu memusuhi Nabi dan kaum muslimin dan ada yang mengatakan Abu Barzah seorang tukang tenung di masa Nabi. Termasuk Thaghut juga: 1. orang yang menetapkan hukum secara curang menurut hawa nafsu. 2. berhala-berhala.</p>
<p>Ayat ini menegaskan bahwa orang tidak disebut muslim dan mukmin kecuali dia tunduk kepada hukum Allah SWT. Sedangkan orang yang mengaku tetapi dia memilih dan mencari hukum selain hukum-Nya tidaklah disebut muslim. Keislaman dan keislaman hanya sebatas <em>za’mun </em>(klaim) saja.</p>
<p><strong>Amantu billah </strong>(aku telah beriman kepada Allah SWT). Artinya, sekarang saya telah mengenal siapa Allah SWT, pengenalan (ma’rifat) yang disertai oleh keyakinan. Inilah hakikat keimanan. <strong>Wa aslamtu ilaihi </strong>(saya telah berserah diri kepada-Nya secara lahir dan batin). Menyerahkan diri dengan kebulatan hati. Segala perintah dan hukumya aku taati, suruhan-Nya aku kerjakan, larangan-Nya aku tinggalkan, dengan segenap keridhaan. Inilah hakikat keislaman.</p>
<p>Lihatlah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika menuju ke tempat pembaringan. Yang menggambarkan tentang kepasrahan total.</p>
<p><strong>Allahumma inni aslamtu </strong>– Ya Allah kuserahkan segala urusanku kepada-MU. <strong></strong></p>
<p><strong>Wajjahtu wajhi ilaika </strong>– Dan kuhadapkan wajahku kepada-MU.</p>
<p><strong>Wa Fawwadhtu amri ilaika </strong>– Dan kuserahkan segala urusanku kepada-MU.</p>
<p><strong>Wa alja-tu dhohri ilaika </strong>– Dan kusandarkan punggungku hanya kepada-MU.</p>
<p><strong>Raghbatan wa rahbatan ilaika </strong>– dengan penuh harapan ridha-MU.</p>
<p><strong>Laa malja-a </strong>– tiada tempat kembali</p>
<p><strong>Wa laa manja minka illa ilaika </strong>– Tiada tempat berlindung dan tiada tempat melepaskan diri daripada-MU selain kepada-MU.</p>
<p><strong>Amantu bikitabikalladzi anzalta wa binabiyyikalladzi arsalta </strong>– Aku beriman terhadap kitab-MU yang telah Engkau turunkan, dan terhadap nabi-nabi-MU yang telah Engkau utus (HR. Bukhari dan Muslim).<br />
Ibnul Qayyim Al Jauziyyah mengatakan: Doa-doa tersebut kita baca menjelang kematian (tidur). Di dalamnya mengandung tiga unsur rukun iman. Iman kepada Allah SWT, iman kepada kitab-kitab-Nya dan iman kepada Rasul-rasul-Nya.</p>
<p><strong>Kelima</strong>: Seorang dikategorikan muslim dan mukmin jika memandang muslim yang lain sebagai saudara bagaikan saudara seketurunan.</p>
<p>Dalam al-Quran, Allah SWT selalu menyebut orang beriman dengan menggunakan kata jamak (plural) “<em>amanuu</em>”. Dengan demikian bisa dipahami bahwa mukmin yang benar adalah mukmin yang memiliki ikatan solidaritas social yang kuat dengan mukmin yang lain. Jika tidak, keimanannya cacat dari dalam.</p>
<p>ذَلِكَ الَّذِي يُبَشِّرُ اللَّهُ عِبَادَهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ قُل لَّا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْراً إِلَّا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَى وَمَن يَقْتَرِفْ حَسَنَةً نَّزِدْ لَهُ فِيهَا حُسْناً إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ شَكُورٌ</p>
<p><em>&#8220;Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggambarkan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal shalih. Katakanlah, Aku tidak meminta kepadamu sesuatu apapun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan. Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya pada kebaikan itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.&#8221; </em>(QS. Asy Syura: 23).</p>
<p>Kesimpulannya, orang disebut Muslim adalah orang yang membebaskan diri dari penjajahan kemusyrikan dan kekafiran, kemudian mengikrarkan dua kalimat syahadat, serta komitmen (<em>iltizam</em>) dengan kalimat tersebut, dan ridha dengan hukum yang ditetapkan oleh Allah SWT. Dan memandang mukmin lainnya seperti saudara sekandung.</p>
<p>Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya <em>“Thariqul Hijratain wa babus sa’adatain</em>” menjelaskan tentang rekonstruksi (penataan ulang) redefinisi (pembaharuan definisi) tentang Islam.</p>
<p>Beliau mengatakan: &#8220;Islam adalah mentauhidkan Allah, beribadah hanya kepada-Nya, serta tidak menyekutukan-Nya, dan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengikuti apa yang datang dari-Nya, terikat secara ma’nawi (immaterial) dengan muslim lainnya, tidak sebatas ikatan material (geografis), maka ia adalah orang Islam (muslim).&#8221;</p>
<p>Maka, mari kita pertahankan keislaman kita hingga titik darah penghabisan. Dan kita wariskan kepada anak cucu kita. Inilah warisan yang paling berharga. Karena agamamu adalah darah dagingmu (dinuka lahmuka), meminjam istilah yang digunakan Rasulullah SAW pada perang Uhud.</p>
<p>Sudah saatnya kita mengadakan rekonstruksi (penataan ulang), transformasi (pencerahan) dan melakukan <em>muhasabah</em>/evaluasi secara mendasar dan kritis terhadap pemahaman dan penghayatan terhadap dinul Islam. Dengan harapan kita memperoleh kesadaran serta pemahaman yang baru (<em>al-Wa’yu</em>), yaitu menjadi muslim secara <em>hakiki</em> (sebenarnya) di mata Allah SWT bukan sekedar muslim di mata manusia, dan muslim sebagaimana yang dipahami lingkungan sosial kita.*/<em>Kudus, 22 Ramadhan 1432 H</em></p>
<p><em>Penulis adalah kolumnis <a href="http://hidayatullah.com/read/18620/25/08/2011/undefined">hidayatullah.com</a>, tinggal di Kudus, Jawa Tengah<br />
</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/hikmah/'>hikmah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/renungan/'>Renungan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3746/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3746/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3746/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3746&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/24/lima-pola-hubungan-muslim-terhadap-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayatullah.com/berita/gal835250393.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://hidayatullah.com/read/18620/25/08/2011/images/spacer.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://hidayatullah.com/read/18620/25/08/2011/images/spacer.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kiat Menumbuhkan Fithrah Bijaksana</title>
		<link>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/20/kiat-menumbuhkan-fithrah-bijaksana/</link>
		<comments>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/20/kiat-menumbuhkan-fithrah-bijaksana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 14:53:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>warmansaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abihafiz.wordpress.com/?p=3740</guid>
		<description><![CDATA[&#160; oleh: Shalih Hasyim ALLAH SWT menjadikan postur tubuh manusia seimbang, pula memiliki makna bahwa keistimewaan manusia istimewa adalah kecenderungan/kecondongannya kepada sikap keseimbangan dan keadilan serta kebijaksanaan. Karena itu, Allah SWT berfirman dalam Surat Al Infithar “Fa’adalak”. Tetapi, karena kurang dirawat dengan taqarrub, tabattul, tajarrud dan tawajjuh ilallah, demikian pula karena penjajahan lingkungan social (fudhulul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3740&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="1" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><img src="http://hidayatullah.com/berita/gal134463776.jpg" alt="" width="300" align="left" border="2" hspace="4" vspace="4" /></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" height="2"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>oleh: <strong>Shalih Hasyim</strong></p>
<p>ALLAH SWT menjadikan postur tubuh manusia seimbang, pula memiliki makna bahwa keistimewaan manusia istimewa adalah kecenderungan/kecondongannya kepada sikap keseimbangan dan keadilan serta kebijaksanaan. Karena itu, Allah SWT berfirman dalam Surat Al Infithar “<em>Fa’adalak</em>”.</p>
<p>Tetapi, karena kurang dirawat dengan <em>taqarrub, tabattul, tajarrud </em>dan <em>tawajjuh ilallah</em>, demikian pula karena penjajahan lingkungan social (<em>fudhulul mukhalathah</em>), betapa hari ini kita menyaksikan sifat yang mulia yang melekat dalam diri manusia tersebut tergerus oleh sifat susulan yaitu perbuatan <em>dzalim </em>(menganiaya orang lain). Sehingga yang menonjol pada diri manusia itu bengis dan kejam serta kehilangan rasa kemanusiaan. Seperti para pemimpin yang mempertahankan <em>status quo</em>.</p>
<p>Demi kekuasaan, mereka tidak segan-segan mengorbankan dan memperalat rakyat kecil. Demi ideologi, dia rele mangadu-domba yang lain dengan cara-cara kejam.</p>
<p>Fakta sehari-hari kita bisa menyaksikan, betapa penganiayaan antar sesama manusia sudah demikian parah. Misalnya suami tega menganiaya istrinya. Anak durhaka kepada orangtua. Pembantu mengkhianati majikannya. Pejabat membohongi yang memilihnya dll.</p>
<p>Dari sinilah akan mendatangkan kemurkaan-Nya di dunia ini.</p>
<p>Berikut ini adalah kiat sukses memelihara dan menumbuhkan sifat bijaksana.</p>
<p><span id="more-3740"></span></p>
<p>1. Menyadari bahwa perbuatan zhalim akan kembali kepada pelakunya di dunia ini. Tidak menunggu balasan di akhirat.</p>
<p>&#8220;<em>Dua perbuatan yang disegerakan siksanya di dunia ini adalah berbuat zhalim (al-Baghyu) dan mendurhakai orang tua (‘uququl walidaini</em>).&#8221; (al-Hadits).</p>
<p>2. Menyadari betapa mahalnya karunia kehidupan yang dianugerahkan kepada kita sehingga bisa menikmati berbagai fasilitas kehidupan adalah atas kebijaksanaan Allah SWT.</p>
<p>&#8220;<em>Mengapa kamu kafir kepada Allah, Padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?.&#8221; </em>(Al Baqarah (2) : 28).</p>
<p>3. Mensyukuri karunia dan kebijaksanan-Nya menjadikan kita makhluk yang paling mulia/terhormat dibandingkan dengan makhluk yang lain. Sehingga ia akan memuliakan dirinya dan menghormati orang lain.</p>
<p>&#8220;<em>Dan Sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan [untuk mencari kehidupan], Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan</em>.&#8221; (Al Isra (17) : 70).</p>
<p>&#8220;<em>Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya</em>.&#8221; (At Tin (95) : 4).</p>
<p>4. Menghayati kebijaksanan-Nya, alangkah mahalnya karunia akal yang berfungsi untuk memahami ayat-ayat-Nya yang berupa diri sendiri, ayat Al-Quran dan ayat yang digelar di alam semesta. Betapa sedihnya jika sudah diberi karunia hidup, tetapi bukan manusia, dan manusia tetapi akalnya mengalami disfungsi. Manusia yang tidak menggunakan akal pikirannya lebih rendah derajatnya daripada binatang ternak.</p>
<p><em>&#8220;Dan Sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai</em>.&#8221; (Al Araf (7) : 179).</p>
<p>5. Menyadari keadilan-Nya, betapa karunia Islam merupakan nikmat yang paling mahal dalam kehidupan. Dengannya ruhaninya akan ditumbuh kembangkan secara maksimal.</p>
<p><em>&#8220;Pada hari ini telah KU- sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. &#8220;</em>(Al Maidah (5) : 3).</p>
<p>Dahulu para sahabat sangat bangga menjadi muslim. Mereka mengatakan, ”Ayahku adalah Islam. Tiada lagi yang aku banggakan selain Islam. Apabila orang bangga dengan suku, bangsa, kelompok, marga, perkumpulan, paham mereka, tapi aku bangga nasabku adalah Islam. Suatu ketika Salman Al-Farisi radhiyallahu anhu ditanya, ”Keturunan siapa Kamu ?” Salman yang membanggakan keislamannya, tidak mengatakan dirinya keturunan Persia, tapi ia mengatakan dengan lantang, ”Saya putera Islam.” inilah sebabnya Rasulullah saw mendeklarasikan bahwa, ”Salman adalah bagian dari keluarga kami –ahlul bait-, bagian dari keluarga Muhammad saw.”</p>
<p>6. Menyadari atas kebijaksanaan-Nya, bahwa orang beriman itu bagian dari keluarga besar kaum muslimin di seluruh dunia. Sehingga akan memiliki kebanggaan korps, berdasarkan keyakinan dan keimanan bukan ikatan yang bersifat lahiriyah yang semu. Dari sini akan memperoleh pelajaran yang amat mahal, ukhuwwah islamiyah. Sebuah persaudaran melebihi dari ikatan nasab.</p>
<p>&#8220;<em>Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.&#8221; </em>(Al-Hujurat (49) : 10).</p>
<p>7. Bercermin pada sikap keadilan dan kebijaksanaan para pendahulu kita yang shalih.</p>
<p><em>&#8220;Kebenaran Islam berada pada lisan Umar bin Khathab.&#8221;</em> (al-Hadits)</p>
<p>8. Menyadari kehadiran kitab suci, atas rahmat dan kebijaksanaan-Nya</p>
<p>&#8220;<em>Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian</em>.&#8221; (Al Isra (17) : 82).</p>
<p>9. Menyadari terutusnya Rasulullah SAW adalah semata-mata kebijaksanaan-Nya.</p>
<p>&#8220;<em>Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka kitab dan Hikmah (As Sunnah). dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata.&#8221; </em>(Al Jumuah (62) : 2).</p>
<p>10. Menyadari penciptaan manusia, bumi dan seisinya dengan kebijaksanaan, bukan sekedar permainan.</p>
<p>&#8220;<em>Maka Apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami ? Maka Maha Tinggi Allah, raja yang sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (yang mempunyai) &#8216;Arsy yang mulia.&#8221; </em>(Al-Mukminun (23) : 115-116).*/</p>
<p><em>Penulis kolumnis <a href="http://hidayatullah.com/read/19031/27/09/2011/undefined">hidayatullah.com</a>, tinggal di Kudus, Jawa Tengah</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/hikmah/'>hikmah</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/islam/'>islam</a>, <a href='http://abihafiz.wordpress.com/category/renungan/'>Renungan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abihafiz.wordpress.com/3740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abihafiz.wordpress.com/3740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abihafiz.wordpress.com/3740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abihafiz.wordpress.com/3740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abihafiz.wordpress.com/3740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abihafiz.wordpress.com/3740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abihafiz.wordpress.com/3740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abihafiz.wordpress.com/3740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abihafiz.wordpress.com/3740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abihafiz.wordpress.com/3740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abihafiz.wordpress.com/3740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abihafiz.wordpress.com/3740/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abihafiz.wordpress.com/3740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abihafiz.wordpress.com/3740/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abihafiz.wordpress.com&amp;blog=3620169&amp;post=3740&amp;subd=abihafiz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abihafiz.wordpress.com/2011/10/20/kiat-menumbuhkan-fithrah-bijaksana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4164fecacddc0ef23b588a2868da9728?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">warmansaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayatullah.com/berita/gal134463776.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
