Pemilihan raja hutan
Siang itu udara cerah. Langit dihutan Alas Roban biru. Angin semilir menggoyang dedaunan. Semua binatang penghuni hutan berkumpul, menunggu acara yang dinantikan. Singa, si raja hutan, maju memimpin pertemuan. Musyawarah hari ini sangat penting. Kita memilih raja rimba raya ini, kata singa membuka pembicaraan. Pilihan tepat pertanda datangnya rahmat. Pilihan sesat berarti pertanda datangnya kiamat. Kita akan hancur!
Suasana hening sesaat. Sesaat kemudian kawanan binatang bersuara bersahutan.
Kamilah yang berhak menjadi raja hutan ini. Jumlah kami amat banyak. Terbanyak diseluruh pelosok hutan. Kami mayoritas ! Hidup semuttt! Hidup! Teriak kawanan semut.
Si jangkung jerapah yang paling tepat memimpin kerajaan binatang ini, kata wakil jerapah menimpali. Jika ada musuh yang akan menyerang, dari kejauhan saja kami tahu. Kami segera memerintahkan para binatang untuk bersiaga melawan musuh. Bukankah demikian? Tambahnya meyakinkan.
Tinggi saja tidak cukup, potong si gajah.Gajahlah yang paling besar dan kuat. Jadi, gajahlah yang paling pantas menggantikan singa menjadi raja hutan ! kata perwakilan gajah.
Suasana jadi riuh. Binatang-binatang saling bersahutan mengunggulkan dirinya sendiri. Singa memberi isyarat agar semua tenang.
Kawan-kawan, jumlah yang banyak dan badan yang besar tidak menjamin bias memimpin dengan baik, kalau dia berbuat aniaya. Badan yang tinggi dan kuat juga tidak menjamin menjadi pemimpin yang baik, kalau tidak mau menolong yang lemah. Benar, kan?
Benar! Sahut hampir semua binatang.
Terus gimana, dong? Tanya Perwakilan semut, jerapah, dan gajah hamper bersamaan.
Bagaimana kalau yang diangkat jadi pemimpin adalah kancil? Ia cerdik, banyak akal, dansuka membantu, usul singa.
Setahu kami kancil Cuma banyak akal, tapi tak suka membantu, kata gajah tegas.
Benar. Kancil juga pernah mengakali kami, kata buaya.
Kalau begitu, kita tetapkan syarat. Jika kancil jadi pemimpin, dia wajib membantu yang lain. Dia tidak boleh mengakali dan harus bertindak adil. Kalau melanggar, kita bisa menghukumnya. Setuju?
Akhirnya semua setuju. Singa menyerahkan kekuasaannya kepada kancil.
(AhmadMuntaha)











dongeng nya kok aneh
madzz
9 Agustus 2008
dongeng ini dibuat hanya pengantar tidur buat anak untuk mengenal beberapa jenis hewan
warmansaja
11 Agustus 2008
dongeng ini dibuat hanya pengantar tidur buat anak untuk mengenal beberapa jenis hewan.
terima kasih atas kunjungannya
warmansaja
11 Agustus 2008